Minamas Plantation Serahkan Beasiswa ke 18 Siswa Indonesia

minamas.jpg
(ISTIMEWA)

RIAU ONLINE - Minamas Plantation (Minamas) menyerahkan beasiswa kepada 18 siswa Indonesia dalam acara 2018 Minamas Scholarship Award Ceremony, Selasa, 27 Februari 2018. Beasiswa tersebut merupakan bagian dari pilar-pilar CSR Minamas, yaitu, Pendidikan, Lingkungan & Proteksi, Pengembangan Masyarakat & Kesehatan, Pemuda & Olahraga, Seni & Budaya

Beasiswa ini diberikan kepada siswa dengan latar belakang keluarga yang kurang mampu di sekitar daerah, dimana perusahaan beroperasi. Para siswa yang telah mencapai prestasi akademik yang sangat baik dan unggul dalam kegiatan ekstra kurikuler, dan sedang mengejar gelar akademik di jurusan pertanian, bisnis maupun jurusan teknik.

Presiden Direktur PT Minamas Gemilang dan PT Anugerah Sumbermakmur, Haryanto Tedjawidjaja mengatakan 5 beasiswa diberikan kepada mahasiswa/mahasiswi yang sedang mengambil program sarjana, sementara 13 beasiswa lainnya diberikan untuk mahasiswa/mahasiswi yang sedang mengambil program diploma.

Program Beasiswa Minamas ini, ungkapnya, sudah dimulai sejak 2009 dan telah diberikan sebanyak hampir Rp15 miliar, sampai dengan Selasa, 27 Februari, kemarin. Melalui program ini, para mahasiswa/mahasiswi penerima beasiswa, menerima dana bantuan studi hingga sekitar Rp 40 juta setiap tahunnya, selama tiga tahun masa studi mereka.

"Sejak dimulainya Program Beasiswa Minamas sembilan tahun yang lalu, kami telah memberikan beasiswa kepada 245 mahasiswa/mahasiswi dari berbagai daerah di dalam negeri," kata Haryanto.

Haryanto mengatakan dampak Program Beasiswa Minamas terhadap mahasiswa-mahasiswi ini sangat besar sekali di antaranya, telah membantu mengubah hidup para mahasiswa, membuat mereka lebih mudah untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi.

"Bahkan untuk beberapa keluarga, anak-anak ini adalah anggota keluarga pertama mereka yang mampu mengenyam pendidikan tinggi hingga level Universitas dan program ini akan memberi kesempatan bagi mereka untuk mengejar cita-cita akademis tanpa tekanan keuangan. Beasiswa ini juga dipastikan akan membantu mahasiswa/mahasiswi yang memiliki kebutuhan finansial, kesulitan pribadi, kesempatan pendidikan yang terbatas dan situasi sosial ekonomi yang tidak memungkinkan untuk berprestasi secara akademis," lanjutnya.

Program Beasiswa Minamas ini tidak hanya menyediakan beasiswa secara komprehensif yang mencakup keseluruhan biaya pendidikan dan akademik untuk pendidikan di level universitas, namun juga memberikan program pengembangan berbasis peluang menarik, melalui program pengembangan beasiswa dan pelatihan kepemimpinan, diantaranya, pengembangan profesional, melalui magang dan program lainnya yang dilakukan oleh Minamas, dan Hubungan yang strategis, melalui interaksi dengan para pemimpin Minamas.

Para penerima beasiswa ini, kata Haryanto, jika berhasil lulus dengan nilai yang memuaskan, juga akan mendapat jaminan untuk dapat langsung bekerja di Minamas setelah menyelesaikan studi mereka. Program beasiswa meliputi seluruh biaya kuliah, biaya hidup, buku, tunjangan tesis, tunjangan komputer dan biaya kelulusan.

Ketua Yayasan Sime Darby (YSD), Tun Musa Hitam, turut hadir di acara ini untuk bersama-sama merayakan pemberian beasiswa kepada 18 siswa Indonesia dan juga 4 siswa Malaysia yang telah lebih dahulu mendapatkan beasiswa sejak tahun 2015 dan memutuskan untuk menimba ilmu di Indonesia. Program ini sejalan dengan tujuan YSD, untuk meningkatkan hubungan bilateral antara Malaysia dan Indonesia serta meningkatkan pemahaman yang lebih baik antara masyarakat kedua negara.

Tun Musa Hitam, yang juga merupakan mantan Presiden Komisaris PT Minamas Gemilang dan PT Anugerah Sumbermakmur pada periode 2008-2012 ini, merupakan pendiri dan pelopor Program Beasiswa Minamas dan telah secara gigih mendukung pelaksanaan program beasiswa di kedua negara sejak saat program ini dimulai.

"Pendidikan adalah pondasi yang sangat penting dalam pengembangan bakat-bakat yang dibutuhkan untuk menjaga keberlangsungan bisnis, pemerintahan dan kegiatan masyarakat. Program Beasiswa YSD juga mempunyai tujuan yang sama dengan pemerintah Indonesia, yaitu untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi kaum muda dan untuk meningkatkan ‘talent pool’ di Indonesia," kata Tun Musa Hitam.

“Karena masa depan kita bergantung pada kaum muda, semakin kita memberi kesempatan kepada mereka, maka semakin menguntungkan bagi kita nanti, baik bagi komunitas maupun masyarakat,” tambahnya.

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE 

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online

Follow Instagram riauonline.co.id