Sepanjang 2017, 184 Kebakaran Terjadi di Pekanbaru

Kebakaran-di-Bangau-Sakti.jpg
(Hardiyan Alpriandi)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru mencatat 184 kasus kebakaran terjadi sepanjang tahun 2017. Angka itu diklaim menurun dibanding tahun sebelumnya.

"2017 ini kita mencatat sebanyak 184 kasus kebakaran. Sementara tahun sebelumnya 241 kebakaran," kata Kepala DPKP Pekanbaru, Burhan Gurning di Pekanbaru, Rabu, 13 Desember 2017.

Kos-Kosan Di Bangau Sakti Ludes Dilalap Api

Alhamdulillah, Kebakaran Mall Mancy Duri Berhasil Dipadamkan

Korsleting Listrik, Lantai 2 Ruko Di Kaharudin Nasution Dilalap Api

Ia merincikan, dari 184 kasus kebakaran, 124 diantaranya merupakan kasus kebakaran yang terjadi pada bangunan, berupa rumah dan gedung. Sementara 60 lainnya merupakan kasus kebakaran lahan yang terjadi di pinggiran kota berjuluk Madani tersebut.

Sebagai upaya untuk menekan angka kebakaran, dia mengatakan pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada seluruh pihak agar menyediakan peralatan standar pemadam kebakaran di setiap bangunan.

Selain itu, dia juga menuturkan pihaknya terus berbenah untuk meningkatkan pelayanan penanggulangan kebakaran.

Diantaranya adalah dengan menambah posko pemadaman, yang hingga kini telah berjumlah delapan pos. Seluruh pos tersebut tersebar di delapan kecamatan yang dinilai padat penduduk dan bangunan.

Dengan bertambahnya pos pemadam kebaran yang ada dimasing-masing kecamatan, pihaknya berharap bisa mengurangi waktu tempuh saat terjadi musibah kebakaran. Meskipun diakuinya sejauh ini pos yang ada tersebut masih belum maksimal untuk mejangkau wilayah Pekanbaru yang luas.

"Idealnya kan waktu yang diberikan kita itu 15 menit harus sampai di lokasi kebakaran. Sekarang kita belum bisa mencapai target waktu itu. Di beberapa lokasi kebakaran kita bahkan bisa sampai 30 menit baru sampai," ujarnya.

Ke depan, dia mengatakan pihaknya akan berupaya menambah pos pemadam kebakaran, yang tidak lagi menyebar di setiap kecamatan melainkan di setiap kelurahan.

"Harapan kita memang pos pemadam kebakaran itu ada di masing-masing kelurahan. Tapi itu belum bisa kita penuhi. Sekarang saja masih ada beberapa kecamatan yang belum memilik pos," tuturnya.

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE 

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online

Follow Instagram riauonline.co.id