Jadi Pembicara di Pers Mahasiswa, Syamsuar: Ngeri Berita Hoax, Sasarannya Pejabat Publik

Bupati-Siak-Syamsuar-dan-Rektor-Unri.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/ISTIMEWA)
Laporan: EFFENDI
 
RIAU ONLINE, PEKANBARU - Berita bohong, rekayasa, sensasional, atau sebutan lainnya yang kemudian dikenal dengan berita hoax, saat ini sudah sangat meresahkan publik dan isu dunia. Dampak negatifnya adalah terganggunya ketentraman sosial di tengah masyarakat.
 
Untuk itu, bertepatan dengan HUT ke-34 Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Bahana Mahasiswa Universitas Riau, digelar Seminar Media Anti Hoax dan Pelatihan Jurnalistik Mahasiswa Tingkat Nasional.
 
Bupati Siak, Syamsuar yang diundang berbicara dalm forum tersebut berharap kegiatan edukatif tersebut dapat membantu kalangan intelektual di kampus guna menyikapi keberadaan berita hoax di masyarakat.
 
 
“Saat saya melaksanakan umrah sebelum Ramadan lalu, khatib di tanah suci juga mengingatkan umat Islam dampak berita hoax ini berpengaruh negatif diseluruh dunia. Dalam pandangan saya, sekiranya ulama Masjidil Haram dan Nabawi saja sudah berbicara seperti ini, berarti hoax sudah menjadi ancaman bagi dunia,” kata Syamsuar saat menghadiri kegiatan, Senin, 17 Juli 2017, di Aula Rektorat Unri Lantai 4 Pekanbaru.
 
Ia menjelaskan, biasanya berita hoax sasarannya adalah pejabat publik, untuk itu sebagai kepala daerah, ia selalu mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan berita yang tidak jelas kebenarannya. Dikhawatirkan akan mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat yang heterogen.
 
“Saya bangga dengan Bahana Mahasiswa, sudah mulai memperhatikan hal ini. Nanti bapak-bapak dari Dewan Pers dan narasumber lain juga akan mengingatkan kita semua tentang hal ini. Adik-adik mahasiswa harapan bangsa telah mulai mendalami dunia jurnalistik, juga diharapkan dapat menghindarkan diri dari praktik hoax," jelasnya.
 
Dalam rangka HUT ke-34 Bahana Mahasiswa, sebagai media komunikasi civitas akademika yang terbit di Universitas Riau menggelar serangkaian kegiatan.
 
 
Di antaranya peluncuran buku Kuntau Empat Penjuru (kumpulan tulisan rubrik dan hasanah dalam koran dan tabloid bahana mahasiswa), Seminar Media Anti Hoax, dan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Nasional.
 
Majalah dwibulan dan tabloid Bahana News terbitan LPM tersebut, telahdibaca lebih dari 30 ribu civitas akademika UR, Sementara websitewww.bahana mahasiswa.co, rata-rata menjangkau mencapai 500-1.000 visitor per hari.