Jelang Maghrib, Tahanan Rutan Sialang Bungkuk Coba Kabur Kembali

Kawat-Berduri-Kelilingi-Pagar-Rutan-Sialang-Bungkuk.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/AZHAR SAPUTRA)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Jelang Azan Salat Maghrib, ratusan tahanan yang masih berada di dalam Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIB Sialang Bungkuk, Pekanbaru, kembali mencoba kabur dengan memanjati atap Lapas, Jumat, 5 Mei 2017, pukul 18.25 WIB.

Aksi percobaan kabur tersebut membuat beberapa petugas dari Kepolisian dan TNI berhamburan mengitari bangunan sebagian dikelilingi semak belukar setinggi orang dewasa.

Pantauan RIAUONLINE.CO.ID, beberapa tahanan sudah berada di atap pagar bangunan Rutan mencoba melempari rombongan aparat keamanan yang hendak mencegah kembali kaburnya tahanan.

Klik Juga: (Video) Detik-Detik Ratusan Tahanan Kabur Dari Rutan Sialang Bungkuk

Dua, tiga hingga puluhan batu melayang dari dalam Rutan menuju arah petugas yang menyisir dari bagian belakang bangunan rutan. Aksi lempar-lemparan itu pun mereda dengan sendirinya ketika matahari sudah berada di ufuk timur tanda malam dimulai.

Untuk mencegah aksi susulan, petugas pemadam kebakaran menggunakan selang pemadam kebakaran disiagakan tepat di belakang Rutan. Ketika aksi kembali terulang, petugas bisa langsung menghalau dengan menyemprotkan air ke arah tahanan akan kabur.

Jumat siang, pukul 12.45 WIB, sekitar 200 tahanan kabur dengan membobol pintu bagian kanan Rutan Sialang Bungkuk. Pemicu kaburnya ratusan tahanan tersebut karena kelebihan kapasitas dan perlakuan pelayanan yang buruk oleh petugas atau sipir rutan. 

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tedjo, mengatakan, aksi kaburnya ratusan tahanan ini dimulai dari unjuk rasa sekitar pukul 11.30 WIB. 
 
 
"Kejadian 11.30 WIB, sejumlah napi unjuk rasa, menggunakan tiang jemuran dobrak pintu-pintu di sebelah kanan. Mereka kecewa dengan pelayanan Rutan," tutur Guntur kepada wartawan di Sialang Bungkuk.