Di Masjid Raya Annur, Bachtiar Nasir Bakar Semangat Masyarakat Riau

Ustad-Bachtiar-nasir.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/AZHAR SAPUTRA)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ustad Bachtiar Nasir membakar semangat ribuan umat yang telah memadati Masjid Raya Annur, Pekanbaru, dengan dua lagu wajib nasional dan satu lagu bertemakan Islam.

Bachtiar Nasir ke Pekanbaru menghadiri tabligh akbar bertemakan mengokohkan persatuan umat, mewujudkan kejayaan Islam yang digagas oleh Badan Kesejahteraan Masjid Raya Annur menggandeng GNPF-MUI.

Pantauan RIAUONLINE.CO.ID, satu lagu wajib nasional itu merupakan Sabang sampai Merauke ciptaan R. Suharjo. Lagu kedua dengan judul bendera merah putih ciptaan Ibu Sud.

Bachtiar Nasir juga mendegungkan lagu bernafaskan Islam, yang telah lama dipopulerkan oleh Shoutul Harokah dengan judul bingkai kehidupan.

Ketika Ustad memberi aba-aba untuk turut serta menyanyikannya pada bait reff, seluruh jamaah tanpa sungkan turut serta hanyut dalam menyanyikan lagu tersebut.

Begitu juga dengan dua lagu wajib nasional lainnya yang tampak sempurna dinyanyikan oleh seluruh jamaah. Seluruh jamaah tampak antusias mengikuti ajakan dari Ustad Bachtiar dalam menggelorakan persatuan antar umat beragama.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Ketua Komisi Fatwa MUI Riau, Ustad Musthafa Umar menuturkan persatuan yang dimiliki oleh umat Islam itu sangat kental penuh dengan keakraban tanpa pernah menjelek-jelekkan agama lain.

"Persatuan adalah sebab dari kejayaan. Contohnya peristiwa 411, 212 yang mana merupakan pemberian dari Allah Subhanahu wa ta'ala yang Ia wujudkan dengan mempersatukan umat antar lintas mazhab, suku yang hadir lebih dari 7 juta jiwa berkumpul disuatu tempat dengan dorongan hati masing-masing, ingin berjuang dan berkorban dengan membuat dunia tercengang," katanya di Mesjid Raya Annur, Kamis, 6 April 2017.

Dengan kedatangan ulama tersohor yakni Ketua GNPF MUI, Bachtiar Nasir, Panglima GNPF MUI, Munarman dan penanggung jawab tim Advokasi GNPF MUI, Ustad Kapitra Ampera di bumi lancang kuning, menurutnya ini semua berkat dari Allah.‎

"Riau saat ini bersuka cita yang mana saat ini kejatuhan dua bintang, ditambah satu bintang yakni Ustad Kapitra Ampera dan relawan lainnya bekerja dengan sungguh-sungguh semata-mata mensukseskan acara ini. Mudah-mudahan setiap amal yang diusahakan dihitung oleh-Nya," tutupnya.

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline