Geger, Warga Kongo Temukan Jasad Dua Penyidik PBB yang Hilang 2 Pekan

Staf-PBB-di-Kongo.jpg
(VOA INDONESIA)

RIAU ONLINE - Penduduk desa di Republik Kongo dihebohkan dengan temuan jasad dua penyidik Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) dan seorang penerjemah Kongo, Selasa, 28 Maret 2017. Sebelumya, ketiganya dinyatakan hilang selama dua pekan di daerah konflik di Provinsi Kasai Tengah.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan PBB di New York, Sekretaris Jenderal Antonio Guterres menegaskan bahwa jasad dari dua penyidik PBB yang hilang sejak 12 Maret lalu telah ditemukan di Kongo.

Pemerintah setempat mengatakan penduduk desa menemukan dua jasad dua warga asing dan satu warga Kongo tidak jauh dari tempat kelompok tim ahli penyidik PBB hilang.

Baca Juga: Astaga, Dua Pejabat PBB Diculik Bersama 4 Warga Di Kongo

Saat ini, kepolisian setempat telah melaporkan temuan tiga jasad tersebut ke pihak berwenang di Ibukota Kinshasa. Tim termasuk Komisaris Polisi Provinsi dikirim ke tempat kejadian untuk mengidentifikasi ketiga jasad tersebut.

"Sekarang dipastikan, itu adalah dua penyidik PBB. Kami mengidentifikasi tubuh ketiga yang terkubur dengan mereka adalah penerjemah Kongo mereka," kata Menteri Komunikasi Lambert Mende dilansir dari Reuters, Rabu, 29 Maret 2017.

Sementara itu, Guterres mengatakan PBB akan bekerja sama dengan pihak berwenanga Kongo dalam mencari warga Kongo yang mendampingi para pejabat PBB tersebut.

"Dalam hal tindak pidana, PBB akan melakukan segala kemungkinan untuk memastikan keadilan dilakukan," katanya.

Klik Juga: Selalu Salahkan Umat Muslim, Petinggi PBB Ini Marah

Diketahui, Kasai Central Kongo adalah wilayah pusat pemberontakan yang dilakukan Kamuina Nsapu yang sekarang telah menyebar ke lima provinsi di nengara Afrika Tengah yang tidak tidak ketat aturan.

Sebelumnya, pemerintah Kinshasa mengatakan awal Maret ini dua pejabat PBB telah diculik oleh pihak tak dikenal, bersama empat warga Kongo yang mendampingi mereka di dekat Desa Ngombe di Kasai Tengah.

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline