Tahun Ini, Buruh Akan Terima Paket THR Berisi Daging

THR.jpg
(INTERNET)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Jelang hari raya Idul Fitri 1437 hijriah atau pada 2016 ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru berencana akan menyalurkan daging sebagai paket Tunjangan Hari Raya (THR) bagi buruh.

 

Kepala Dinas Disperindag Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman menuturkan rencana tersebut telah matang dan telah dibicarakan dengan beberapa perusahaan yang bersedia memberikan daging dalam paket THR para karyawan dan buruhnya.

 

Ia menjelaskan bahwa rencana ini awalnya merupakan pengajuan dari pihak Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) yang menginginkan daging masuk dalam paket THR yang mereka terima dari perusahaan.

BACA JUGA: Surat Minta THR Pengadilan Negeri Tembilahan Kepada Perusahaan Beredar

 

“Kemarin memang ada tawaran dari kawan-kawan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) untuk memasukkan daging ke dalam paket THR. Kita Disperindag yang menyalurkan. Jadi sekarang kita sedang menunggu persetujuan dari pihak perusahaannya. Kalau memang perusahaannya setuju, ya kita siap,” ujar Irba, Selasa, 28 Juni 2016.

 

Beberapa barang sembako yang diusulkan oleh SPSI untuk dijadikan paket THR ini, kata Irba selain daging adalah gula, tepung, telur dan minyak goreng.

 

“Kenapa daging ingin diusulkan untuk jadi salah satu THR itu karena daging ini dianggap harganya mahal sekali. Di kota saja harganya sudah Rp120 ribu sampai Rp130 ribu,” urainya.

KLIK JUGA: Gubernur, Bupati dan Wako, Jangan Beri Cuti PNS Usai Libur Nasional

 

Jika daging dimasukkan ke dalam salah satu paket THR, kebutuhan daging akan meningkat. Terkait hal itu, Irba mengaku telah berkoordinasi dengan Badan Urusan Logistik (Bulog). “Bulog siap memenuhi keinginan kita ini,” terang Irba.

 

Sembako yang akan disalurkan melalui Bulog menurut Irba hanyalah daging, beras, gula dan bawang. Selain itu seperti telur, tepung dan minyak curah akan ditangani oleh pihak ketiga.

 

“Untuk daging dan gula, kami teruskan ke Bulog. Tapi untuk tepung, telur dan minyak curah akan dinegosiasi langsung oleh pihak SPSI dengan pihak ketiga karena kebetulan barang-barang itu tidak ditangani oleh pemerintah,” tuturnya.

 

Rencana penyaluran daging ke dalam bentuk THR ini merupakan terobosan baru yang dicanangkan oleh Pemko Pekanbaru dan SPSI. “Kalau ini disetujui perusahan, maka ini baru pertama kali kita lakukan,” tandas Irba.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline