Malangnya Gadis Ini, Diperkosa, Hamil Hingga Diusir dari Rumah

ILUSTRASI-PERKOSAAN.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/INTERNET)

RIAU ONLINE - Sebut saja namanya Kenanga, gadis belia di Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar harus merasakan trauma karena kesuciannya direnggut paksa oleh sang ayah.

 

Sayangnya penderitaannya tak habis sampai di sana, kemalangan kembali menimpa saat orangtuanya 'membuang' Kenanga karena bersikukuh enggan menjelaskan kepada ibunya tentang pelaku perkosaannya.

 

Usai melahirkan akibat perilaku sang ayah, akhirnya rahasia itu terungkap. Mendengar pengakuan itu, Ibunda langsung melapor ke kantor polisi. Polisi bertindak cepat dan berhasil membekuk JM, pelaku perkosaan.

 

"Korban merupakan anak di bawah umur. Akibat perbuatan pelaku, korban kini sudah melahirkan. Setelah mendapat laporan korban kemarin, kita langsung meringkus pelaku yang merupakan ayah kandung korban," kata Kapolres Kampar, AKBP Edy Sumardi sebagaimana dilansir dari Okezone, Minggu (19/6/2016).

 

Menurut laporan korban ke polisi, pemerkosaan itu terjadi pada 24 Februari 2015 di rumah mereka di Tapung Hilir. Ketika rumah sepi dan korban tertidur, pelaku mendatangi kamar korban. Di sanalah JM nekat melaksanakan aksi bejatnya kepada darah dagingnya sendiri. Berada di bawah ancaman, korban tidak berani melawan.

 

Semenjak peristiwa itu, Kenanga yang periang berubah jadi pendiam. Dua bulan kemudian, ibu korban yang berinisial S mulai menaruh curiga terhadap anaknya yang sering mual dan muntah. Kenanga kemudian dibawa ke rumah sakit dan terungkaplah, Kenanga tengah hamil dua bulan.

 

"Mendengar hal itu, S menanyakan ke korban siapa pelaku yang menghamilinya. Namun saat itu korban lebih memilih diam," ucap mantan Kapolres Kuangsing ini.

 

Kenanga yang tidak mau mengaku membuat Ibunya mengirimnya ke rumah saudara ayahnya di Kabupaten Inhu.

 

Kemudian, Kenanga memberanikan diri untuk mengungkap rahasia bahwa anaknya bukanlah anak dari hubungan gelap dengan pacarnya, melainkan karena perbuatan bejat sang ayah.

 

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, tersangka kini sudah ditahan di Polsek Tapung Hilir," tegas Kapolres.