Sudah Tersungkur di Tanah Mahasiswa Tetap Dipukul dan Ditendang

Mahasiswa-Tersungkut-di-Tanah.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/ZUHDY FEBRIYANTO)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Tak kurang tiga mahasiswa Universitas Riau (Unri) diamankan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Riau dari Balai Serindit, tempat berlangsungnya Rapat Koordinasi dan Supervisi Pencegahan dan Penindakan Korupsi Terintegrasi oleh KPK, Rabu, 13 April 2016. 

 

Mereka ditangkap dan diamankan Satpol PP karena melakukan aksi yang memicu kegaduhan saat Rakor KPK berlangsung. Beberapa mahasiswa merangsek ke depan berniat membentangkan spanduk yang mereka bawa.

 

Para mahasiswa ingin menyampaikan aspirasi mereka, tanpa meminta izin saat acara masih berlangsung. Saat peristiwa terjadi, beberapa personel Satpol PP serta Protokoler Gubernur Riau, langsung menangkap dan menyeret keluar dari Balai Serindit.

 

Baca Juga: Usai Tendangan Kungfu, Mahasiswa Minta Darusman Mundur

 

Usai berada di luar ruangan, mahasiswa ini menjadi amukan Satpol PP dan staf keprotokoleran yang melakukan pemukulan serta menendang. Satu di antara mahasiswa tersebut bernama Muhammad Fauzi.

 

Unuk Rasa Anti-korupsi di Rakor KPK

SEORANG mahasiswa Universitas Riau ditangkap dan diamankan oleh personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat menyampaikan aspirasi, Rabu, 13 April 2016, saat Rakor Pencegahan Korupsi KPK, di Balai Serindit. Aksi mahasiswa ini ingin sampaikan banyaknya pejabat terkena kasus korupsi di Riau.

 

Mahasiswa ini ditendang hingga tersungkur ke tanah tanpa melakukan perlawanan sedikitpun. Walau sudah jatuh dan tersungkur di tanah, beberapa personel Satpol PP dan staf keprotokoleran tetap berupaya memukul dan menendang Fauzi. 

 

Mereka kemudian digiring ke dalam pos Satpol PP, berada di area kompleks Gedung Daerah. Dengan pakaian lusuh dan kusut, mahasiswa yang memakai almamater Universitas Riau berwarna biru langit ini berteriak, tujuan mereka untuk mendorong dan mendesak KPK menyelesaikan kasus korupsi banyak terjadi di Riau.

 

Spanduk Anti Korupsi di Rakor KPK

INILAH spanduk berisikan anti-korupsi yang dibawa mahasiswa saat menyampaikan aspirasi, Rabu, 13 April 2016, di Balai Serindit. Mahasiswa yang berhasil ditangkap kemudian menjadi bulan-bulanan Satpol PP dan Staf Protokoler Pemprov Riau.

 

Klik Juga: Mahasiswa Geruduk Kantor Humas Pemprov Riau

 

"Kita kemari hanya untuk menyampaikan aspirasi, kasus korupsi di Riau harus segera diselesaikan, kemudian yang kedua masalah Migas di Riau harus segera dinasionalisasikan dan terakhir masalah asap harus segera dituntaskan," teriak seorang mahasiswa tersebut sambil terus diseret dan digiring. 

 


Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline