Polisi Lumpuhkan 8 Pembobol ATM Dengan Timah Panas

rampok-ATM.jpg
(RIAUONLINE/Izdor)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Tidak butuh waktu lama, Polisi Pekanbaru, Riau berhasil mengungkap upaya pembobolan ATM BCA di Panam. Hasilnya, delapan pelaku terpaksa dihadiahi timah panas dari penangkapan di Kampar, Senin kemarin.


"Mereka diamankan di sejumlah lokasi di Kabupaten Kampar. Kita terpaksa melumpuhkan mereka karena melawan petugas saat akan diringkus," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Aryanto di Pekanbaru.

 

Bimo mengatakan dari penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi serta rekaman kamera CCTV, petugas berhasil mengantongi identitas seluruh pelaku. (KLIK: Sekali Perintah, 23 Kapal Ikan Asing Diledakkan)

Selanjutnya, petugas langsung melakukan pengejaran yang berdasarkan informasi mereka menyewa sebuah rumah yang dijadikan sebagai markas di Kabupaten Kampar. Dari rumah itu, petugas berhasil menangkap enam tersangka diantaranya MA (30), MS (44), IL (39), DBK (28), AA (33) dan Su (35). 

Proses penangkapan keenam tersangka tersebut berlangsung alot karena mereka memiliki sejumlah benda keras yang dijadikan sebagai senjata untuk melawan petugas. Kemudian, mereka juga terus berupaya melarikan diri sehingga petugas terpaksa memuntahkan timah panas ke masing-masing kaki tersangka. 

Sementara itu, dari penangkapan keenam pelaku tersebut, petugas lantas melakukan pengejaran terhadap dua tersangka lainnya yang diduga sebagai otak komplotan itu.  (BACA: Gara-gara Listrik Turun Naik, SMK Kansai Batal Gelar UNBK Tahun Ini)

Berdasarkan informasi yang didapat dari enam tersangka pertama, petugas berhasil meringkus dua tersangka lainnya di perkebunan sawit. "Saat itu mereka sedang bersembunyi hingga akhirnya kita berhasil meringkusnya," urainya.

Kedua tersangka berinisial SU (35) dan AW (45) turut dilumpuhkan petugas. 

 

Dari pengungkapan itu polisi mengamankan barang bukti berupa rekaman CCTV, dongkrak, linggis, pisau, gas, mesin las, tabung las, obeng, tang, gergaji, kayu dan beragam benda keras lainnya.