Pelaporan Pajak Online Terkendala Wajib Pajak tak Miliki e-Mail

Antrean-Wajib-Pajak.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/RIZKI KURNIAWAN)

Laporan: Rizki Kurniawan

 

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Pelaporan pajak pribadi tahunan yang diberlakukan mulai tahun 2016 ini, memunculkan fakta-fakta baru dan unik di era digital serta internet. 

 

Kepala Seksi Humas Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Riau-Kepri, Marialdi, mengatakan, masih banyak Pegawai Negeri Sipil di Riau yang belum memiliki alamat surat elektronik (e-Mail). 

 

Padahal, tuturnya, pelaporan SPT pribadi sudah memberlakukan ketentuan dengan cara online menggunakan alamat e-Mail masing-masing PNS. 

 

Baca Juga: Kini Bayar Pajak Bisa Lewat Online

 

"Saat kita memberikan sosialisasi pajak ke Polda, dan SMAN 7 Pekanbaru, masih ada polisi serta guru-guru tak miliki e-Mail. Sedangkan e-Mail menjadi syarat untuk pelaporan SPT," kata Marialdi kepada RIAUONLINE.CO.ID, Rabu, 30 Maret 2016. 

 

Ia menjelaskan, hingga kini sudah 200 ribu wajib pajak pribadi yang melaporkan pajak mereka baik secara online maupun manual ke kantor Ditjen Pajak di Riau. 

 

Marialdi menjelaskan, Ditjen Pajak memperpanjang masa pelaporan SPT pribadi untuk online hingga 30 April 2016 mendatang. Sedangkan, pelaporan manual, esok hari, Kamis, 31 Maret 2016, merupakan hari terakhir. Jika melewati batas waktu, sanksi akan menanti wajib pajak. 

 

Sementara itu, saat ditanyakan tentang pelaporan online terkendal karena sering error dan server down, Marialdi mengatakan, akan menambah kapasitasya. 

 

"Saat ini, kapasitas per hari sekitar 400 ribu. Apabila lebihi itu, sistem akan error. Kita akan ajukan ke Ditjen Pajak pusat untuk meningkatkan kapasitas menjadi 1 juta per hari," ujarnya. 

 

Klik Juga: Ini Jadwal Bayar Pajak di Mobil Samsat Keliling

 

Seorang wajib pajak pribadi, saat menunggu antrean dipanggil guna pelaporan pajak tahunan menceritakan, ia sudah menunggu selama tiga jam, namun belum juga selesai.

 

"Apakah ini yang dinamakan solusi cepat membayar Pajak?" kata wajib pajak pribadi yang ikut antrean mewakili kawan-kawan pekerja dari perusahaan ia bekerja.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline