Siap-siap, Seribu Anak Jalanan di Riau Bakal Ditertibkan

Anak-jalanan.jpg
(INTERNET)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Dinas Sosial Provinsi Riau akan segera menertibkan anak-anak jalanan yang ada di seluruh daerah di Riau. Nantinya para anak jalanan yang sudah ditertibkan akan dibekali keterampilan hidup. Mental mereka juga dibangun supaya tak lagi menjadi anak jalanan.

 


Kepala Dinas Sosial Provinsi Riau, Syarifudin mengatakan Kementerian Sosial kini sedang mencanangkan program kerja Indonesia menuju bebas anak jalanan yang targetnya akan bisa diwujudkan pada tahun 2017 mendatang. Ini merupakan upaya pemerintah untuk mencegah terjadinya praktik tindakan ekspolitasi serta perdagangan anak yang kerap menimpa anak jalanan.

 

BACA JUGA : Tangkal Ekspansi Gerakan Pembebasan Papua, Luhut Kunjungi Fiji dan Papua Nugini

 

"Nanti secepatnya kita akan membuat kesepakatan MoU dengan pemerintah yang ada di kabupaten dan kota untuk melaksanakan program kementerian ini. Kita akan membicarakan bagaimana bentuk kerjasama dan bagaimana pelaksanaannya mendatang. Karena kita memandang banyak sekali praktik kekerasan dan eksploitasi yang korbannya adalah anak jalanan," ujar Syarifuddin kepada wartawan, Selasa (29/3/2016).

 

KLIK JUGA : ISIS Rencanakan Target Serangan 'Anak-anak Yahudi dan Sekolah'

 

Dinsos terlebih dulu akan menghitung jumlah anak jalanan yang ada di Provinsi Riau. Targetnya mendatang, anak jalanan yang akan diangkut terutama yang mengemis dan mengamen di pinggir jalan dan lampu merah.

 

"Saat ini, kita sedang menunggu Rencana Peraturan Pemerintah (RPP) tentang persoalan gelandangan, anak jalanan dan pengemis yang masih digodok pemerintah pusat. Sebelumnya juga bu Mensos, Khofifah Indar Parawansa, telah memetakan tanggung jawab dalam mewujudkan bebas anak jalanan tersebut," imbuh Kadis asal Kabupaten Indragiri Hulu ini.

 

Setelah anak jalanan diberikan bekal, pemerintah nantinya juga akan memberikan lapangan pekerjaan untuk mereka supaya tak lagi turun ke jalan dan kembali mengemis serta mengamen di jalan. 

 

"Kurang lebih ada sekitar seribu anak jalanan di Riau. Tugas kita yaitu memberikan mereka keterampilan dan pembinaan. Tahun ini juga kita akan buat rumah singgah, nantinya rumah singgah ini dapat memberikan rasa aman dan berteduh anak-anak kita yang tunawisma," tutup Syarifuddin.