Ups, Buru-buru Pasang Karet Pengaman Picu Penyakit Menular

Pisang-dan-Pengaman.jpg
(INTERNET)

RIAU ONLINE - Ternyata, terburu-buru memakaikan alat pengaman alias kondom bukannya membuat terhindar dari penyakit kelamin, malah bisa menimbulkan masalah baru, yaitu risiko infeksi menular seksual. 

 

Menurut penelitian dilakukan di Amerika Serikat dengan responden penelitian hampir 60 persen wanita, dimana mereka melaporkan kerusakan kondom, kebocoran dan slip terjadi, ketika pasangan mereka mengenakan kondom dengan terburu-buru.

 

Dari penelitian serupa, kata dr. Muhammad Anwar Irzan, Anggota Redaksi Medis Kedokteran Umum KlikDokter.com, peneliti menemukan pasangan terburu-buru juga lebih mungkin tidak menggunakan kondom karena beragam faktor.

 

Baca Juga: Perempuan Sering Alami Rasa Nyeri Ini, Bagaimana dengan Anda?

 

Data penelitian digunakan dikumpulkan dari 2007 hingga 2011 dari 512 laki-laki dan wanita yang mencari pengobatan di lima klinik kesehatan AS. Klinik tersebut mempunyai reputasi mendiagnosis dan mengobati infeksi menular seksual.

 

Para peserta usianya berkisar dari 15 hingga 65 tahun, mencatat kegiatan biologis mereka dalam buku harian online hingga 180 hari. Secara total, didapatkan data 8.856 hubungan antara laki-laki dan perempuan menggunakan kondom.

 

Sekitar 7 persen dari mereka melaporkan berhubungan tersebut dengan terburu-buru saat mengenakan karet pengaman. Dari 7 persen tersebut, 5 persennya terjadi kerusakan, terlepas dan bocor.

 

"Selain itu, 22 persen dari orang-orang yang terburu-buru dalam berhubungan biologis, dan ingin menggunakan pengaman dilaporkan akhirnya memilih tidak menggunakannya selama kegiatan tersebut berlangsung," kata Muhammad Anwar Irzan,.

 

Ia menjelaskan, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merilis, penggunaan yang teratur dan benar dalam menggunakan pengaman mengurangi risiko infeksi seperti Chlamydia dan Gonorrhea yang ditularkan cairan seksual. Ini juga mengurangi risiko kondisi seperti herpes.

 

Klik Juga: Jangan Anggap Remeh Nyeri di Bagian Wanita Ini

 

Penggunaan konsisten dan secara benar, tuturnya, juga efektif mengurangi risiko tertular HIV, virus menyebabkan AIDS, menurut CDC. Ini juga mengurangi risiko human papillomavirus (HPV), yang dapat menyebabkan kutil kelamin dan kanker serviks.

 

"Kondom bekerja dengan sangat baik untuk mencegah infeksi menular seksual bila digunakan dengan benar dan konsisten," kata Shrier Peneliti dari Pusat Studi Harvard University, Amerika.

 

Shrier mengatakan, orang harus diajarkan untuk lebih rileks, berhati-hati dan fokus saat memakai kondom untuk mencegah jenis kesalahan yang mereka temukan dalam penelitian ini.

 

Sangat penting bagi Anda dan pasangan untuk memahami risiko terjadi jika terjangkit Infeksi Menular Seksual. Hal ini akan menambah kewaspadaan anda, dalam hal ini penggunaan kondom dengan cara yang benar.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline