Usai Terlihat Beriringan Lagi, Rossi dan Lorenzo Berdebat di Media

Rossi-dan-Lorenzo.jpg
(MOTOGP.COM)

RIAU ONLINE - Selama Free Practice sesi 4 pada hari Sabtu (19/3/2016) di Grand Prix Commercial Bank of Qatar, Valentino Rossi berpendapat bahwa rekan setimnya di Movistar Yamaha MotoGP, Jorge Lorenzo sementara berada di lap cepat. Lorenzo tidak secepat 'The Doctor' yang baru-baru ini mengumumkan kontrak barunya untuk dua tahun ke depan.

 

"Dia keluar dari pit tanpa melihat trek dan ketika ia tiba pada tikungan pertama, ia mencoba untuk memperlambat namun ia berada di dalam garis," ujar Rossi kepada media saat konfrensi pers, seperti dikutip dari MotoGP.

 

Sementara, Jorge Lorenzo memiliki komentar yang berbeda. "Menurut saya, ia tidak punya alasan untuk mengeluh. Semua orang tahu, jika keluar dari pit Anda tidak bisa berhenti membiarkan mereka melewati. Satu-satunya hal yang harus dilakukan adalah tetap berada pada garis putih. Saya tidak bisa di gravel. Apa yang saya dapat? Jika dia masih marah pada saya, saya tidak tahu alasannya, Anda harus bertanya padanya," kata Lorenzo.

(BACA JUGA: Persaingan MotoGP Segera Dimulai, Berikut Jadwal MotoGP 2016)

 

Ini bukan pertama kalinya kedua rekan setim itu berbeda pendapat tentang siapa yang harus atau tidak harus berada dalam racing line. Kembali pada tahun 2015 selama di Q2 di Misano, Rossi terhalang Lorenzo sementara Majorcon itu berada pada lap cepat. Akibatnya Rossi dianugerahi poin penalti.

 

"Masalah adalah pada situasi yang terjadi di kualifikasi Misano, saya melakukan kesalahan yang sama. Dia sangat marah pada saya setelah dan pada akhirnya mereka memberi saya satu poin. Tapi mereka tidak memberinya poin," kata Rossi.

 

Valentino Rossi juga mengambil kesempatan untuk mengatasi rumor Lorenzo dalam pembicaraan dengan Ducati tentang kejutan untuk pindah ke pabrik Italia pada tahun 2017 mendatang. "Bagi saya, untuk pindah ke Ducati Anda arus memiliki banyak keberanian, Anda harus memiliki keberanian untuk menukar motor," lanjutnya.

(KLIK JUGA: Buntut Perseteruan Rossi, Marquez, Mitra Bisnis Putus Hingga Penghianatan)

 

Ini merupakan komentarnya untuk menanggapi Lorenzo yang mengklaim bahwa Rossi tidak punya tawaran lain untuk 2017. Sementara itu, Lorenzo mungkin berpikir tentang perubahan pendapat bahwa Rossi tetap senang di Yamaha.

 

"Ini hal yang benar untuk dilakukan dua tahun lagi. Saya siap untuk berlatih dan memberikan hasil yang maksimal seperti biasanya. Sangat menyenangkan melakukannya dengan Yamaha," tambah Lorenzo

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline

 

Sumber: MotoGP.com