Kebakaran Lahan, Bengkalis Mulai Berasap

Kabut-Asap.jpg
(INTERNET)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Kabut asap tipis sisa kebakaran hutan dan lahan yang terhadi di wilayah pesisir Riau mulai menyelimuti sejumlah daerah. Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bengkalis, Suiswantoro, mengatakan kebakaran lahan masih terjadi di sejumlah kecamatan di Bengkalis meski kebanyakan titik api sudah dapat dipadamkan.

 

Akibat kebakaran, kabut asap tipis sudah mulai menyelimuti daerah itu. "Pada pagi hari asap sudah terlihat pada jarak 1 kilometer," kata Suiswantoro, Sabtu, 19 Maret 2016. Sebagaimana dilansir dari laman Tempo.co.

 

Suiswantoro menyebutkan, kebakaran lahan masih terjadi di Jalan Haji Ilyas, Desa Air Putih, Kecamatan Bengkalis. Sudah dua hari api belum dapat dipadamkan. Kebakaran itu melanda lahan kosong seluas 5 hektare. "Lahan yang terbakar merupakan semak belukar milik warga," katanya. (BACA: Pagi Ini, 8 Titik Panas di Riau)

Kebakaran lahan juga masih terjadi di Desa Buruk Bakul dan Siak Kecil. Titik api yang muncul berada pada bekas lahan terbakar sebelumnya. Sedangkan di Pulau Rupat, kebakaran lahan masih belum padam sepenuhnya. "Tiupan angin kencang dan cuaca panas mempercepat rambatan api," ucapnya.

 

Menurut Suiswantoro, regu pemadam sebanyak 135 orang dari Badan Penanggulangan Bencana Bengkalis dibantu tim gabungan dari Kepolisian, Satuan Polisi Pamong Praja dan Masyarakat Peduli Api hingga kini masih berjibaku padamkan api. "Satu unit alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum telah dikerahkan untuk mencari sumber air," katanya.

 

Meski demikian, kata Suiswantoro, sebagian besar kebakakaran lahan sudah dapat tertangani. Namun petugas pemadam masih tetap bersiaga di kawasan hutan terbakar untuk mengantisipasi gambut kembali menyala lantaran tiupan angin kencang dan cuaca panas. "85 persen luas lahan terbakar sudah berhasil dipadamkan," katanya.

 

Kebakaran lahan marak terjadi di wilayah Riau bagian pesisir menyusul musim panas melanda Riau sejak sebulan terakhir. Satuan tugas pemadam kebakaran lahan mencatat seluas 706 hektare lahan gambut hangus terbakar. (LIHAT: Aktivis Desak Lembaga Adat Melayu Riau Jatuhkan Sanksi Adat ke Danlanud)

 

Kebakaran lahan marak terjadi di enam kabupaten yakni Meranti, Dumai, Bengkalis, Rokan hilir, Siak dan Pelalawan. Meranti mengalami kebakran hebat mencapai 310,25 hektare, disusul Bengkalis seluas 204 hektare. Adapun sisanya tersebar di empat kabupaten.