Enggan Tetapkan Status Siaga Darurat, Plt Gubri: Tak Bisa Seenaknya Tetapkan Status

Konpres.jpg
(RIAUONLINE/Zuhdy Febriyanto)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman membantah dirinya enggan menaikkan status Siaga Darurat Karlahut untuk Provinsi Riau karena gengsi seperti halnya dikatakan oleh Kepala BPBD Riau pada hari sebelumnya.

 

Menurut gubernur yang akrab disapa Andi Rachman ini, alasan Riau belum menetapkan status Siaga Darurat Karlahut karena masih belum banyak kabupaten kota yang menetapkan status Siaga Darurat. Baru Kabupaten Kepulauan Meranti dan Bengkalis saja yang menetapkan status Siaga Darurat.

 

"Kita bukan tak mau. Harus kita pikirkan bagaimana ke depannya setelah status dinaikkan. Sejauh ini masih 2 kabupaten saja yang menaikkan statusnya menjadi siaga. Paling tidak kita tunggu sampai 2 kabupaten kota lagi yang menaikkan status Siaga Darurat baru provinsi akan menaikkan statusnya menjadi darurat," tegas Andi kepada wartawan, Kamis (3/3/2016).

BACA JUGA: Riau Penyumbang 52 Titik Api di Sumatera

 

Pemerintah kabupaten yang telah menetapkan status menjadi Siaga Darurat harus bisa melakukan upaya awal terlebih dulu. "Pemerintah daerah juga harus melakukan upaya pencegahan dan penanggulangannya terlebih dulu. Masa belum melakukan apapun sudah minta bantu orang lain. Makanya itu dulu yang harus diupayakan secara mandiri," ungkapnya.

 

Penetapan status Siaga Darurat Karlahut oleh daerah bukan berarti daerah melepaskan tanggung jawabnya pada pemerintah yang lebih tinggi.

KLIK JUGA: Siaga Darurat Karlahut, Bupati Bengkalis Peringatkan Perusahaan

 

"Sejauh ini kita tetap akan membantu pemerintah daerah kabupaten yang telah menetapkan status Siaga. Tapi untuk provinsi belum bisa kita tetapkan karena kita tak bisa seenaknya tetapkan status lalu meminta bantuan pusat tanpa kita melakukan banyak upaya," tandasnya.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline