Mobil Bikinan China Ini Bakal Saingi Avanza

Mobil-China.jpg
(KOMPAS.Com / Bambang P)

RIAU ONLINE - Dua pabrikan mobil asal China bakal meramaikan pasar domestik Indonesia mulai tahun 2017 mendatang. Keduanya bakal "adu laku" di segmen kendaraan multi guna bawah (low multi purpose vehicle/LMPV).

 


Perusahaan gabungan asal China itu, adalah SAIC-GM-Wuling (SAIC Motor, General Motors, dan Liuzhou Wuling Motors Co Ltd) dan Sokonindo Indonesia (SI). Kedua merek baru ini bakal berupaya merebut pasar yang sebelumnya sudah didiami mobil merek Avanza dan lain-lain.

 

BACA JUGA : Wah! Zaman Sekarang 2519 Desa di Indonesia Belum Nikmati Listrik

 

Menanggapi hal itu, Henry Tanoto, Wakil Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM) mengaku belum mengetahui detail terkait kedua pabrikan asal China itu akan ikut meramaikan segmen LMPV di Indonesia.

 

KLIK JUGA : Kukang Dibantai di Pasar Pekanbaru untuk Pesugihan Kaya dan Kejantanan

 

“Tetapi, intinya kalau kita itu menganggap persaingan sebagai hal positif. Dengan persaingan itu, membuat masyarakat semakin banyak pilihan,” ungkap Henry saat ditemui KompasOtomotif di sela-sela acara rapat umum Gaikindo belum lama ini di kawasan Jakarta Pusat.

 

Lanjut Henry, jika persaingan disegmen itu semakin ketat, maka langkah yang akan diambil oleh TAM adalah terus melakukan inovasi baik secara produk atau meningkatkan pelayanan servis.

 

“Setiap persaingan itu buat kita hal yang baik, cuma detailnya belum tahu sehingga saya belum bisa berkomentar banyak tentang hal ini,” kata Henry.

 

Intinya, kata Henry, masyarakat sekarang sudah pintar, sehingga dengan memberikan produk yang berkualitas dan pelayanan terbaik, maka jangan takut untuk kalah bersaing. “Kalau untuk produk itu, Toyota selalu mengkaji, mempelajari pasar dengan baik, selama ada peluang dari masyarakat kita akan terus berusaha memenuhinya,” kata Henry.

 

Tahun lalu, berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), di segmen LMPV, Avanza masih bertatus “MPV sejuta umat” terlaris dengan total penjualan 129.205 unit atau rata-rata per bulan 12.000 unit.