Aktual, Independen dan Terpercaya


Faktor Sengaja Lahan Lima Kecamatan di Bengkalis Terbakar

Kebakaran-Hutan-dan-Lahan.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/ISTIMEWA)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Selama sepekan ini, lima kecamatan di Kabupaten Bengkalis, alami kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kelima kecamatan tersebut antara lain Pulau Rupat, Bantan, Bengkalis, Bukit Batu dan Siak Kecil. 

 

Kepala Bidang Kabid Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Dearah (PK-PBD) Kabupaten Bengkalis, Suiswantoro mengatakan, luasan kebakaran tersebut beragam dan dalam satu desa kadang ada beberapa titik berbeda. 

 

"Kami beberapa hari ini disibukkan dengan upaya pemadaman kebakaran," kata Suiswantoro kepada RIAUONLINE.CO.ID, Senin, 29 Februari 2016.

 

Kebakaran yang terjadi selama ini, menurut Suiswantoro, karena faktor kesengajaan. Ia menuding, tak mungkin jika lahan terbakar terjadi tiba-tiba saja hanya karena cuaca panas.

 

"Dari pemantauan kita di lokasi kebakaran, di semua lahan kita nenyimpulkan kebakaran terjadi merupakan kebakaran disengaja. Motifnya, untuk melakukan pembukaan lahan kebun baru. Akhirnya api tersebut sengaja ditinggal dan dibiarkan sehingga menyebabkan luas lahan terbakar sangat banyak dan luas," kata Suiswantoro menjelaskan lahan terbakar tersebut. 

 

(Baca Juga: Soal Asap, Jokowi Bak Kau Berjanji Kau Mengingkari

 

Upaya pemadaman, tuturnya, semakin dipersulit oleh keadaan alam sangat mendukung api membesar. Ini diperparah dengan lahan terbakar merupakan lahan gambut seluruhnya.

 

"Angin kencang dan suhu cuaca memang sangat panas beberapa waktu terakhir ini. Makanya api makin mudah membesar. Akibatnya seringkali di tempat yang sama muncul kembali titik api," ujarnya.

 

Ia mengatakan, di Pulau Rupat, desa lahannya terbakara antara lain Tanjung Sari, Perdam, Mesim, Sungai Pakning dan Batu panjang.

 

"Kecamatan Bantan ada Desa Bantan Tua, itu kemarin berhasil padam. Kemudian ada Kecamatan Bengkalis, Desa Senggoro kondisi lahannya sudah berulang kali hidup dan kita terus melakukan pemadaman. Sekarang sudah padam dan tinggal asap saja. Kita tetap melakukan penyiraman air kesana," urainya.

 

Kemudian, lanjut Suiswantoro, untuk Kecamatan Bukit Batu dan Sungai Pakning ada di Desa Bukit Kerikil dengan 3 titik berdekatan dengan lahan PT SDA.

 

"Untuk di lahan itu dibantu pemadaman perusahaan. Ada 30 regu totalnya. Terakhir Kecamatan Siak Kecil, Desa Sungai Linau ada 3 titik. Di sana sudah 4 hari terbakar dan sekarang tinggal asapnya saja," pungkasnya. 

 


Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline