Bergurau, Noviwaldi Plesetkan Plt dengan Pejabat Lillahi Taala

Plt-Gubernur-Riau-Resmikan-Gedung-Balai-Dang-Merdu.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/ISTIMEWA)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldi Jusman, mengatakan, dalam waktu dekat ini, pimpinan DPRD Riau akan berjumpa guna membahas desakan Presiden Jokowi mengeluarkan Surat Keputusan agar Arsyadjuliandi Rachman ditetapkan sebagai Gubernur Riau defenitif. 

 

Apalagi, tutur politisi Demokrat ini, ia sudah menjumpai Pelaksana Tugas Gubri, Arsyadjuliandi Rachman, guna membahas percepatan pelantikan tersebut.

 

(Baca Juga: Ada Apa DPRD Riau Jumpai Langsung Plt Gubri

 

"Dalam rapat pimpinan tersebut, nantinya mereka akan memutuskan siapa hendak berangkat ke Jakarta guna mengantar surat tersebut," kata Dedet, sapaan Noviwaldi Jusman, Selasa (9/2/2016), 

 

Sebelumnya, ia telah menemui Andi Rachman, guna mengonfirmasi peran Pemprov dan DPRD Riau guna percepatan pelantikan Gubernur Riau defenitif.

 

Hasilnya, dalam peraturan perundang-undangan, Pemprov Riau tak miliki peran mendesak pelantikan Gubernur Riau., melainkan DPRD Riau.

 

"Dalam seminggu ini kita usahakan Presiden sudah memberikan kepastian kapan kita punya Gubernur Riau. Karena kita tak ingin lagi pimpinan-pimpinan daerah kita terlalu banyak penjadi pejabat lillahi taala," ujarnya bercanda mempelesetkan istilah Plt.

 

(Klik Juga: Babak Baru Pertarungan Andi Rachman-Rusli Zainal di Soksi Riau

 

Untuk jadwalnya sendiri, Dedet tak bisa memberikan kepastian jadwal keberangkatan mereka mengantarkan surat ke Jakarta. Peran DPRD Riau menurutnya juga hanya sampai pada desakan daerah kepada pusat untuk segera melantik pejabat tinggi di daerah.

 

"Untuk jadwal itu hak prerogatif dari Presiden sendiri. Nanti dari presiden baru menurun keputusannya pada Mendagri," tandas Noviwaldi.

 


Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline