Riau Butuh 2000 PNS di 2016

PNS-Pemprov-Riau-Maaf-maafan.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/ZUHDY FEBRYANTO)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Riau telah meminta pengajuan 2000 PNS kepada Kemenpan-RB untuk Riau. Namun hingga kini belum ada tanggapan dari Kementerian.

 

Pengajuan formasi PNS tahun ini lebih banyak di bidang kesehatan untuk rumah sakit milik daerah. Sebab kata Kepala BKD Provinsi Riau, Asrizal, Riau sangat kekurangan pegawai dari bidang kesehatan.

 

"Dari 2000 PNS yang kita minta, 600 itu kita minta dari tenaga medis atau kesehatan. Bidang ini yang paling besar kita minta karena kita sangat kekurangan tenaga kesehatan di rumah sakit daerah yang kita punya," kata Asrizal ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (20/1/2016).

 

Ada 3 Rumah Sakit Daerah di Riau yakni RSUD Arifin Ahmad, RSUD Petala Bumi dan RSJ Tampan. Menurutnya di 3 rumah sakit ini terdapat kekurangan pegawai di semua bidang kesehatan. (KLIK: Ibu Menjadi Alasan Dirut Bank Riau Kepri Pulang ke Riau)

 

"Mulai dokter umum, dokter spesialis, perawat, maupun yang lainnya," ujarnya singkat.

 

Permintaan pegawai pada 3 rumah sakit daerah ini kata dia merupakan upaya daerah untuk mempertahankan serta meningkatkan akreditasi rumah sakit daerah.

 

"Untuk RSUD Arifin Ahmad dan RSJ Tampan itu akreditasinya A. Tentu kita harus pertahankan ini. Sedangkan RSUD Petala Bumi itu akreditasinya C. Nah ini yang akan kita upayakan naik dengan cara inilah salah satunya," terang Asrizal.

 

Untuk 1400 pegawai lainnya renacananya akan ditempatkan di semua sektor yang kekurangan pegawai. "Sebagian ada di sektor pendidikan maupun pemerintahan. Itu tersebar," pungkasnya. (BACA: BEI Sarankan Bank Riau Kepri Untuk Go Public)

 

Namun hingga kini Asrizal tak bisa memastikan berapa jumlah PNS yang akan dikabulkan oleh kementerian. Hal tersebut menurutnya ditentukan oleh kementerian dengan berbagai pertimbangan.

 

Dirinya berharap jumlah yang dikabulkan dapat optimal untuk ditempatkan di bidang yang kekurangan pegawai ahli.

 

"Yang jelas kita harap kementerian dapat mengabulkan sesuai dengan permintaan kita," tandasnya.