Ada Permainan Mafia di MotoGP 2015, Ini Indikasinya

Rossi-di-Podium.jpg
(FANPAGE FACEBOOK/VALENTINO ROSSI)

 

RIAU ONLINE - Diduga ada organisasi mafia di balik penentuan gelar juara MotoGP 2015. Hal ini tidak terlepas dari kontroversi antara Valentino Rossi (Movistar Yamaha) dan Marc Marquez (Repsol Honda). Demikian klaim legenda MotoGP, Phil Read menyebutkan.

 

Medekati akhir musim 2015, Rossi menuduh Marquez telah membantu Jorge Lorenzo dalam perebutan gelar juara dunia. Perseteruan mereka memanas pada GP Malaysia di Sirkuit Sepang, yang berakhir dengan jatuhnya Marquez saat balapan.

 

Read yang merupakan juara dunia 500cc 1973 dan 1974 akhirnya berkomentar. Menurut dia, Marquez yang layak disalahkan atas insiden tersebut.

 

"Sangat tidak adil ketika Valentino diberikan hukuman atas kejadian di GP Malaysia. Menurut saya, itu jelas kesalahan Marquez yang bersandar pada Valentino," kata rider asal Inggris itu. (BACA JUGA: Valentino Rossi Jadi Rider Terpopuler di Medsos)

 

"MotoGP dijalankan oleh organisasi (Dorna) yang saya rasa seperti mafia Spanyol. Mereka mendukung pebalap-pebalap Spanyol dan tidak mendukung pebalap asing," kata pebalap yang saat masih aktif dijuluki "Pangeran Kecepatan" itu.

 

Pendapat Read yang menyebut keputusan penalti kepada Rossi adalah salah didukung oleh legenda MotoGP lainnya, Wayne Gardner.

 

"Saya rasa keputusan stewards salah. Marquez mencoba untuk menahan Rossi sehingga Lorenzo bisa melaju jauh, hingga akhirnya dia (Marquez) terjatuh sendiri," kata juara MotoGP 500 cc 1987 itu.

 

"Rossi tidak mendorong Marquez. Dia terjatuh karena menyandarkan diri pada Rossi. Rossi akhirnya harus memulai balapan terakhir (GP Valencia) dari posisi paling belakang ketika dirinya sudah bertarung untuk gelar juara dunia yang sudah dia perjuangan sepanjang tahun. Itu sedikit tidak adil," kata Gardner seperti dilansir juara.net, Senin (18/1/2016).

 

Simak berita MotoGp lainnya dengan klik di sini.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline