ÔĽŅ

Kost 12 Kamar Milik Adik Ipar Mantan Gubernur Riau Hangus Terbakar

Kebakaran-ramayana.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/IZDOR)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Kos-kosan yang dikelola oleh Joni Irwan, adik Septina Primawati Rusli, istri Gubernur Riau dua periode 2003-2013, Rusli Zainal, hangus terbakar, Selasa (12/1/2016), di Jalan Husni Thamrin. 

 

Setidaknya 12 kamar kos plus 1 kafe menjadi arang usai terbakar Selasa sore dan api baru bisa dipadamkan sekitar dua jam kemudian. Tak ayal, kebakaran tersebut mendatangkan kesedihan bagi penghuninya. (Baca Juga: Sudah Sebulan Omzet Pedagang Pasar Pusat Ramayana Turun 50 Persen) 

 

Edwin, alumni Fakultas Hukum Universitas Riau, kepada RIAUONLINE.CO.ID, menceritakan, ia baru tahu kebakaran menghanguskan kamar kosnya justru dari Facebook, saat api sudah berhasil dijinakkan Pemadam Kebakaran. 

 

Tak hanya itu, ijazahnya mulai dari SD hingga S1 Hukum Unri, juga tak tersisa sama sekali. "Yang saya kesalkan itu seluruh ijazah saya dari SD hingga sarjana itu tak terselamatkan. Semuanya habis dan gak bersisa. Kalau yg lain juga sama ijazahnya ikut terbakar, tapi yang lain itu cuma ijazah sampai SMA saja," keluh Edwin. 

 

Kebakaran tersebut, juga mendatangkan kecurigaan bagi Edwin. Kos selama ini dikelola oleh Staf Ahli Gubernur Riau Bidang Ekonomi dan Keuangan itu, kata Edwin, apinya berasal dari kamar yang selama ini dibiarkan kosong dan dijadikan gudang penyimpanan kamasur serta lemari.

 

"Waktu kejadian saya memang gak ada di sini. Waktu itu saya ada di rumah teman saya karena ada keperluan. Saya baru tau itu menjelang maghrib. Sialnya lagi saya tahu dari facebook pula. Jadi waktu saya datang kesini itu sudah padam habis semuanya," jelas Edwin saat ditemui saat melihat-lihat sisa-sisa puing kamar kos yang telah hangus terbakar. (Klik Juga: Gara-gara Bakar Sisa Panen Jagung, Petani Ini Dipenjara 19 Bulan) 

 

Kecurigaan Edwin pada peristiwa kebakaran tersebut karena sumber api yang terbakar berasal dari kamar kosong yang sudah lama tak digunakan. Ia beranggapan mustahil bisa terbakar jika tak ada unsur kesengajaan di sana.

 

"Biasanya ruangan itu terkunci. Tp kata kawan-kawan yang lain waktu terbakar itu pintunya terbuka tak terkunci. Ini aneh padahal biasanya selalu terkunci. Ruangan tersebut juga hanya gudang jadi bagaimana ada korseleting arus listrik sedangkan penggunaan listrik saja tak ada," urai lelaki yang merupakan alumni sarjana Fakultas Hukum Universitas Riau ini.

 

Edwin mengatakan, kamar tersebut berisi banyak kasur dan beberapa lemari yang menjadi ruanga stok milik pemilik kost apabila ada penghuni kost yang hendak menggunakan kasur atau lemari.

 

"Kamar saya tepat di sebelah kamar yang dijadikan gudang itu jadi saya tahu kalau memang mustahil itu terbakar jika tak dibakar," katanya. (Lihat Juga: Sudahlah Rusak Masjid, Eh Warga Amerika Ini Malah Letakkan Daging Babi Depan Pintu Masjid) 

 

 

Total kamar kost yang terbakar dalam peristiwa kebakaran ini berjumlah total 12 kamar dengan 1 cafe yang baru buka 3 hari lalu. Hingga kini sebab kebakaran Edwin katakan masih diselidiki oleh kepolisian. "Yang jelas kita cuma bisa menunggu hasil penyelidikan polisi sajalah," pungkasnya. 

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline