BPBD Riau Sudah Tahu Kemarau Panjang 10 Bulan

Kebakaran-Lahan-di-Rimbo-Panjang.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/FAKHRURRODZI)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Prediksi musim kemarau panjang seperti diprediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau melakukan persiapan sejak dini guna mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi.

 

Persiapan tersebut telah diproyeksikan sejak 2015 lalu, guna mencegah bencana asap terjadi lagi. Kesiapan itu telah selesai dilakukan awal 2016 ini. (Baca Juga: BMKG Prediksi Kemarau 10 Bulan, Dana Karhutla di BPBD Riau Rp 15 M

 

"Kita sudah persiapkan jauh hari untuk mencegah Karlahut terjadi lagi di Riau. Kita melakukan hal ini mengingat BMKG telah memprediksikan adanya musim kemarau panjang akan terjadi awal 2016 ini," ungkap Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger ketika ditemui RIAUONLINE.CO.ID, Senin (4/1/2015).

 

Edwar juga pengurus KONI Riau ini mengatakan, upaya telah dilakukan untuk pencegahan Karhutla dengan sosialisasi dan pembekalan pada relawan Karhutla Riau.

 

"Sosialisasi sudah mulai kita lakukan kepada masyarakat luas terkait dengan instruksi dan peraturan gubernur supaya masyarakat paham dengan pentingnya sadar api. Kemudian pembekalan-pembekalan relawan dengan Manggala Agni, Satgas Darat, TNI, dan lainnya kita lakukan untuk memberikan pelatihan penanganan ketika karlahut terjadi," tuturnya.

 

Kemudian untuk peralatan pemadam sendiri BPBD akan melengkapi kekurangan-kekurangan yang menjadi hambatan bagi kegiatan penanggulangan. (Klik Juga: Pemprov Ajukan Dana Karhutla Rp 123 M Tersebar di Satker-satker

 

"Sejauh ini untuk alat kita sudah cukup namun ada beberapa yang akan kita lengkapi untuk menunjang kinerja kita dalam penanggulangan," tandas Edwar.

 


Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline