Aktual, Independen dan Terpercaya


Pembebasan Lahan TOL Pekanbaru - Dumai Sudah 21,5 Kilometer

toll.jpg
(INTERNET)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Proses pembebasan lahan untuk pembangunan TOL Pekanbaru-Dumai terus berjalan. Hingga kini total lahan yang sudah dibebaskan oleh Dirjen Bina Marga mencapai 21,5 kilometer. Proses ini masih terus diupayakan berlanjut.

 

Plt Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman menuturkan, beberapa waktu lalu ada tambahan lahan yang sudah dilakukan pembebasan kepemilikannya oleh pemerintah untuk pembangunan tol Pekanbaru-Dumai.

 

"Ada tambahan 2,5 kilometer yang sudah dibebaskan beberapa waktu belakangan ini. Jadi kalau sebelumnya itu 19 kilometer sekarang ada tambahan segitu jadi sudah 21,5 kilometer. Dan ini akan terus bertambah pada 2016 ini," ujar Andi, Sabtu (2/1/2015). (KLIK: Kecelakaan Mobil di Rokan Hulu, 1 Tewas, 17 Luka-Luka)

 

Andi mengatakan dari intruksi Presiden Joko Widodo, untuk mempercepat pembangunan TOL Pekanbaru-Dumai Dirjen PU dan Bina Marga diintruksikan untuk melakukan pengerjaan Ground-breaking sambil berjalannya proses pembebasan lahan yang terus dilakukan.

 

"Pak Presiden intruksikan supaya lahan yang sudah dibebaskan itu langsung dilakukan pengerjaan ground-breaking sembari menunggu pembebasan lahan yang lainnya. Pak Presiden minta jangan menunggu pembebasan lahan selesai dulu baru dikerjakan," ujar Andi.

 

Pengerjaan Ground Breaking akan dikerjakan dalam waktu dekat ini. Menurut laporan yang diterima, pengerjaan akan dimulai dari Kandis ataupun Pekanbaru. "Awal pembangunan ground breaking kalau tidak dari Pekanbaru ya dari Kandis dulu karena di 2 daerah ini sudah ada pembebasan lahannya," tandasnya.

 

Dirjen Bina Marga tengah mengerjakan proyek pembangunan TOL Pekanbaru-Dumai yang panjangnya mencapai 129 kilometer. Proyek ini dikonfirmasi menghabiskan anggaran sebesar 15 Triliun yang ditarik dari APBN. Proyek ini akan ditargetkan selesai pada awal tahun 2018 mendatang oleh Dirjen Bina Marga. (BACA: Tahun 2016, Harga CPO dan Karet Berpotensi Turun)

 

"Kalau tidak ada kendala yang mengganggu, rencananya pembangunan tol akan selesai pada tahun 2018 nanti. Tapi menurut pengalaman sebelum-sebelumnya, pembangunan selalu selesai lebih dulu ketimbang yang dijadwalkan," tegas Dirjend Bina Marga, Hediyanto W Husain, Selasa (17/11/2015) beberapa waktu lalu.