2015, Kasus Pidana Narkoba Tertinggi di Pekanbaru

Ekspose-Penangkapan-Bandar-dan-Pengedar-Narkoba.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Tindak pidana penyalahgunaan narkoba merupakan tindak kejahatan paling banyak di Kota Pekanbaru, Riau sepanjang 2015.

 

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Aries Syarif Hidayat menjelaskan, perkara Jajaran berhasil menyelesaikan 207 tindak pidana terkait penyalahgunaan narkoba selama 2015.

 

"Perkara pidana narkoba masih dominan dalam beberapa tahun terakhir," jelasnya. Rabu (30/12/2015). (KLIK: 2015, Bea Cukai Sita Ribuan Botol Miras dan Rokok Ilegal)

 

Ia mengatakan 207 kasus yang berhasil diselesaikan terdiri dari 152 kasus yang masuk dalam penanganan ditambah 55 kasus pada 2014 silam.

 

Menurut Aries, secara keseluruhan jajarannya menangani sebanyak 2.094 tindak pidana dari 1.432 yang berhasil diselesaikan dengan persentase keberhasilan mencapai 68,39 persen.

 

Selain narkoba, kasus kejahatan menonjol lainnya yang berhasil ditangani oleh Polresta Pekanbaru adalah pencurian kendaraan bermotor roda dua. "Terdapat 373 kasus tindak pidana pencurian kendaraan bermotor dimana 160 diantaranya berhasil diselesaikan," jelasnya.

 

Dia menjelaskan bahwa kasus pencurian kendaraan bermotor dua cenderung turun dibandingkan pada 2014. Pada tahun sebelumnya terdapat 420 tindak pidana pencurian sepeda motor dan menurun pada tahun berikutnya. (BACA: 2015, Bea Cukai Sita Ribuan Botol Miras dan Rokok Ilegal)

 

"Justru pencurian kenderaan bermotor roda empat yang mengalami peningkatan dibanding 2014 dari 16 kasus menjadi 31 kasus," jelasnya.

 

Selanjutnya kasus pencurian dengan pemberatan dipastikan meningkat dibanding pada 2014. "Tahun ini terdapat 360 kasus Curat dengan 53,06 persen berhasil diselesaikan atau sebanyak 191 kasus," jelasnya.

 

Aries menegaskan bahwa dengan maraknya beragam kasus kejahatan tersebut menjadi pemicu bagi jajarannya untuk lebih memaksimalkan pengamanan demi terciptanya keamanan dan ketertiba masyarakat.

 

"Pada tahun 2016 tentunya kita akan memaksimalkan kinerja dan menggandeng seluruh pihak guna menciptkana keamanan dan ketertiban masyarakat," tegasnya.