Komitmen Korporasi HTI Hanya Untuk Pencitraan

Kayu-Hutan-Alam.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Eksekutif Daerah Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Riau, Riko Kurniawan meragukan keseriusan korporasi HTI terhadap komitmennya menjaga lingkungan konservasi dan memberikan lahan pada masyarakat tempatan. Selama ini korporasi HTI tak pernah benar-benar melakukan komitmen yang mereka buat. Semua itu hanya untuk membentuk citra saja.

"Saya kira hanya bohong saja ketika korporasi membuat komitmen-komitmen untuk melakukan pelestarian lingkungan konservasi dan lahan bagi masyarakat tempatan. Coba kita lihat lagi ke belakang, lahan konservasi mana yang mereka jaga? Aliha-alih dijaga, lahan konservasi yang ada malah habis dan rusak," tuding Riko dalam acara media briefing, Selasa (22/12/2015).

Riko menambahkan, selama ini jangankan untuk menjalankan komitmennya, untuk melaksanakan kewajiban-kewaibannya yang lain saja korporasi tak melakukannya dengan benar.  (Baca Juga: Akar Masalah Asap Riau Lantaran RTRW Belum Tuntas

"Tak perlu jauh-jauh untuk berbicara komitmen. Kewajiban yang lain saja tak pernah dilaksanakan oleh mereka. Contohnya saja soal tapal batas, sampai hari ini mana korporasi yang sudah dengan jelas meletakkan tapal batasnya? Yang sudah memberikan peta lahan mereka secara akurat dengan batas-batas yang jelas? Belum ada," tegas Riko.

Selama ini, Asia Pasific Resource International Limited (APRIL) Grup membuat sebuah komitmen yang menjadi kebijakan untuk memasok bahan tanpa bakar dan akan mengikuti kewajiban hukum nasional dalam mngatasi dampak kebakaran. Komitmen tersebut secara berulang dipublikasi kan oleh pihak perusahaan.

Namun Walhi Riau, Jikalahari dan Eyes on The Forest menuding komitmen itu hanya kedok lain bagi korporasi untuk membentuk citra. "Ini cuma cara mereka untuk membuat citranya baik di masyarakat, padahal mereka tak pernah melakukan apa yang sudah mereka buat," tandas Wakil Koordinator Jikalahari, Made Ali.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline

-->