Camat Diajak Netral Dalam Pilkada Serentak

Pilkada-Serentak-Riau.jpg
(INTERNET)

RIAUONLINE, PEKANBARU - Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi Riau Ramli Walid menekankan kepada seluruh Camat yang ada di Riau untuk menjaga netralitas politiknya dalam gelaran pilkada serentak Desember mendatang.

 

"Saya mengharapakan kepada camat untuk menjaga keberpihakannya dari kepentingan politik pilkada nantinya. Karena sangat berbahaya sekali jika aparat kecamatan turut terlibat dalam mendukung salah satu calon pada pilkada yang diadakan di kabupatennya masing-masing," ungkap Ramli Waldi dalam Rakor dengan Camat se-Provinsi Riau, Senin (2/11/2015). (KLIK: Jokowi: Saya Tak Puas dengan Prestasi PSSI)

 

Ramli menuturkan, kunci keberhasilan pilkada serentak adalah sikap netralitas yang ditunjukkan oleh semua elemen pemerintahan, termasuk Camat yang membawahi wilayah administrasi kabupaten dan kota.

 

"Patokan keberhasilan pilkada serentak yang baru dilakukan pertama kali di negara kita ini nantinya adalah bagaimana semua pejabat pemerintahan, terutama camat bisa benar-benar netral dan bersih dari seluruh kepentingan politik pilkada nantinya. Jika ini bisa kita lakukan maka pilkada nanti kita optimis akan berjalan dengan lancar dan sukses," ujar Trainer Program Revitalisasi Integritas Mental (PRIMA) KPK RI. (BACA: Plt Gubri Imbau Daerah Kembangkan Wisata Budaya)

 

Ia mengkhawatirkan adanya beberapa oknum camat akan memihak pada salah satu calon, sehingga berakibat pada rusaknya nilai kejujuran dalam sebuah kompetisi politik.

 

"Banyak daerah yang camatnya ketahuan memihak dan mendukung pada salah satu calon ketika pilkada terjadi. Dan itu juga sering terjadi di Riau. Kita mengharapkan supaya hal ini jangan sampai terjadi. Kita ingin menyukseskan gelaran pilkada ini dengan menjaga independensi institusi negara," ungkapnya.

 

"Sekarang saya melihat di koran-koran, tidak ada camat yang di tuntut dan dilaporkan ke polisi akibat penyalahgunaan wewenang, ini artinya kemungkinan besar bahwa camat sudah cukup baik dalam bekerja," tandasnya.