Helikopter Kamov Digeser Ke Palembang

water-bombing.jpg
(INTERNET)

RIAUONLINE, PEKANBARU - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Riau Edwar Sanger menuturkan satu helikopter waterbombing jenis Kamov telah digeser ke Palembang, Sumatera Selatan untuk membantu kekuatan pemadaman kebakaran lahan di daerah itu. Kamov dialihkan ke Palembang menyusul kondisi cuaca di wilayah Riau terbilang kondusif.

 

"Kondisi di Riau sudah aman dan kondusif," kata Edwar Sanger, Kamis (15/10/2015). (BACA: Setelah Ribuan Hektar Hutan Terbakar, Pemda Riau Baru Mau Audit Perusahaan)

 

Namun dua helikopter lainnya yakni Sirkovsky dan MI73 tetap berada di Riau untuk langkah mitigasi dan patroli sejumlah bekas lahan terbakar. Helikopter digunakan untuk memantau lahan yang telah padam. Terlebih hari ini lanjut Edwar, petugas pemadam memantau satu titik panas di wilayah Koto Gasip, Siak. "Waterbombing akan kita arahkan ke koto Gasib," katanya.

 

Sejumlah personil pemadam baik dari Manggala Agni maupun pasukan TNI tetap berada di lapangan untuk melakukan langkah mitigasi. "Petugas tetap berada di lapangan untuk melakukan pemantauan sampai lahan benar-benar padam," ujarnya.

 

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofsika stasiun Pekanbaru melaporkan satelit Tera dan Aqua memantau lonjakan titik panas di sejumlah wilayah Sumatera mencapai 487 titik. Jumlah tersebut jauh meningkat dari pantauan pagi satelit pagi tadi yakni 315 titik. Sumatera Selatan masih menjadi daerah penyumbang titik panas terbanyak mencapai 334 titik. (LIHAT: Tak Ditemukan Kebakaran pada Hotspot Pantauan BMKG)

 

Kepala BMKG stasiun Pekanbaru Sugarin mengatakan, titik panas juga terpantau di beberapa provinsi lainnya seperti Bangka Belitung 64 titik, Lampung 38 titik, Jambi 29 titik, Bengkulu enam titik, Kepulauan Riau satu titik, Sumatera Selatan satu titik. "Titik panas terpantau pukul 16.00 sore," ujarnya.

 

Sedangkan untuk wilayah Riau kembali ditemukan titik panas mencapai 14 titik, setelah beberapa hari terkahir sempat nihil. Adapun titik panas tersebar di Indragiri Hilir delapan titik, Meranti empat titik dan Pelalawan dua titik. "Tingkat kepercayaan di atas 70 persen atau sembilan titik," ucap Sugarin.

 

Secara umum lanjut Sugarin, cuaca wilayah Riau berawan diselimuti kabut asap tipis. Peluang hujan dengan intensitas ringan terjadi di Riau bagian barat, timur, utara dan tengah. "Temperatur maksimum 31.0-33.0 derjat calcius," jelasnya.

 

Kabut asap tipis masih menyelimuti sejumlah wilayah Riau sehingga mempengaruhi jarak pandang seperti Pekanbaru 4000 meter, Rengat 4000 meter, Dumai 3000 meter dan Pelalawan 3000 meter.