Mantan Sekdako Pekanbaru Meninggal Karena Sesak Napas

yuzamri-yakub.jpg
(INTERNET)

 

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Kabar duka kembali datang dari Pemerintahan Pemko Pekanbaru. Mantan Sekdako Pekanbaru, Yuzamri Yakub meninggal dunia, Selasa (6/10) sekitar pukul 09.00 WIB di Dumai.

 

Menurut informasi yang dihimpun dari Kasubag Pengolahan Informasi dan Pengaduan Masyarakat Pemko Pekanbaru, Mawardi, almarhum meninggal karena sakit sesak nafas. (BACA JUGA: Digertak Jakarta, Tokoh Riau Lari Terbirit-birit)

 

"Informasi dari keluarga, sebelumnya almarhum pergi ke Melaka untuk check up kesehatan dan acara keluarga. Dan kebiasaan dari almarhum dari Melaka pasti langsung ke rumah anaknya yang ada di Dumai. Kebetulan pesawat dari Melaka tidak bisa masuk ke Pekanbaru. Dan ternyata ketika di Dumai siang kemarin almarhum mengalami sesak nafas dan langsung dilarikan ke RS Pertamina Dumai," ujar Mawardi.

 

Ia menjelaskan, direncanakan pagi tadi seharusnya seluruh keluarga akan datang ke RS Pertamina Dumai untuk menjenguk namun ternyata Allah berkehendak lain. "Ternyata pagi-pagi tadi anak Almarhum yang ada di Dumai menelpon dan mengabarkan bahwa almarhum sudah meninggal dunia," tegasnya. (KLIK: Masyarakat Riau akan Ajukan Legal Standing dan Citizen Lawsuit)

 

Ditambahkan Mawardi, saat ini jenazah sedang dalam perjalanan dari Dumai ke Pekanbaru. Sementara itu, Kabag Humas Pemko Pekanbaru, Alek Kurniawan menyampaikan rasa belasungkawa atas meninggalnya Yuzamri Yakub. "Saya mewakili seluruh Pemerintahan Kota Pekanbaru menyampaikan rasa berduka yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Almarhum. Beliau adalah salah satu sosok terbaik yang dimiliki oleh Pekanbaru," ujar Kabag Humas seperti dikutip dari Riautribun.com.

 

Alex mengatakan Pemko juga mengucapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada almarhum dan juga keluarga yang telah mengabdikan diri selama ini untuk Kota Pekanbaru. "Mudah-mudahan almarhum diterima di sisi Allah SWT dan juga untuk keluarga yang ditinggalkan agar diberi ketabahan dan kesabaran untuk menghadapi cobaan ini," ungkap Kabag Humas.