Cara Mucikari Dionaldo Ajak Mahasiswi Jadi PSK

Ilustrasi.jpg
(internet)

RIAUONLINE, PEKANBARU - Kepala Satuan Reskrim Kepolisian Resor Kota Pekanbaru AKP Bimo Haryanto menyebetukan, pelbagai cara dilakukan Dionaldo, 20 tahun menjaring wanita muda masuk dalam jaringan bisnis prostitusi online yang dilakoninya. Parahnya lagi, kebanyakan wanita binaan Dion merupakan mahasiswi beberapa Perguruan Tinggi di Pekanbaru.

 

"Ada juga model-model yang sering nampang di koran-koran," kata Bimo, di Mapolresta Pekanbaru, Senin (5/10/2015).

 

Menurut Bimo, bisnis prostitusi online mucikari Dionaldo boleh dikatakan kelas kakap di Pekanbaru. Pasalnya dia sudah memiliki lebih dari 100 wanita muda yang dijajakan kepada pria hidung belang. Tarifnya cukup tinggi, Rp2,5 juta hingga Rp 8 juta. "Semuanya ada di seluruh kabaupaten/kota," jelasnya. (KLIK: Pasrah Sajalah, Biarlah Kami Mati Pelan-Pelan)

 

Bimo menjelaskan, Dion sudah menjalankan bisnis ini sejak dua tahun silam. Wanita muda dijaringnya dengan cara perkenalan di media sosial, ada juga perkenalan di club malam. Kemudian diajak bertemu sambil makan, dijanjikan iming-iming menggiurkan. "Perempuan yang dijajakan terus bertambah dari mulut ke mulut dari perempuan sebelumnya," jelasnya.

 

Dion bertindak sebagai penyedia wanita muda untuk pria hidung belang yang membutuhkan jasanya. Dalam aksinya, pelaku menggunakan Facebook, WhatsApp, Line, dan BlackBerry Messenger untuk menawarkan perempuan kepada pelanggannya. Dion memperlihatkan foto-foto wanita yang ditawarkan kepada para pelanggan sesuai tarif yang disepakati. Adapun tarif yang ditetapkan adalah Rp 2,5-8 juta. "Pelaku mendapat 10 persen dari pelanggan dan wanita yang ditawarkannya," tutur Bimo. (LIHAT: 44 Penerbangan Batal, Penumpang Menumpuk di Bandara

 

Sebelumnya, Kepolisian Resor Kota Pekanbaru membongkar praktek prostitusi online di sebuah hotel berbintang di Jalan Riau, Pekanbaru. Polisi menangkap tangan sang muncikari, Dionaldo, 20 tahun, setelah bertransaksi, Sabtu, 3 Oktober 2015, pukul 15.00.

 

Pelaku ditangkap setelah menyelidiki kasus itu selama satu pekan berdasarkan laporan masyarakat. Polisi langsung bergerak dan memergoki pelaku tengah bertransaksi menawarkan seorang wanita, WA, 20 tahun, kepada seorang pria, HN, 40 tahun, di sebuah hotel di Jalan Riau. "Tersangka kami tangkap setelah bertransaksi," ujarnya.