RIAU ONLINE, PEKANBARU — Kemenangan PSPS Pekanbaru atas PSMS Medan dengan skor 2-1 pada pekan kelima Pegadaian Championship 2026/2027 diwarnai persoalan kabut asap yang menyelimuti Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Minggu 11 Oktober 2026.
Kondisi tersebut disebut berdampak pada pernapasan pemain, terutama pada babak pertama.
Pelatih kepala PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas, mengungkapkan pemainnya terlihat mengalami kesulitan bernapas saat pertandingan berlangsung. Ia bahkan menanyakan langsung kondisi para pemain ketika jeda babak pertama.
Akhyar mengatakan, kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi tantangan tersendiri bagi timnya dalam menjalani pertandingan.
"Saat jeda babak pertama di ruang ganti, saya tanya ke pemain karena saya melihat pemain agak berat bernapas," ujar Akhyar seusai laga.
Menurut dia, kondisi tersebut terlihat dari para pemain Askar Bertuah yang tampak kelelahan atau ngos-ngosan pada babak pertama.
Akhyar menilai, salah satu perbedaan kondisi PSPS dan PSMS Medan dalam pertandingan tersebut adalah paparan kabut asap yang selama ini dihadapi kedua tim.
PSPS, kata dia, telah menjalani latihan di tengah kondisi udara yang diselimuti asap. Situasi itu membuat para pemainnya memiliki pengalaman paparan yang berbeda dibandingkan pemain PSMS Medan.
"Yang membedakan PSPS dengan PSMS adalah sejauh ini PSPS latihan dengan kondisi kabut asap," katanya.
Ia menjelaskan, kondisi tersebut bukan semata-mata persoalan adaptasi saat pertandingan. Menurut Akhyar, paparan asap yang telah dialami pemain PSPS dalam keseharian dan latihan kemungkinan turut memengaruhi kondisi mereka.
"Jadi mungkin, bukan soal adaptasi, tapi akumulasi asap yang kita hidup sudah lebih daripada pemain PSMS," ungkapnya.
Pertandingan PSPS Pekanbaru melawan PSMS Medan yang berlangsung di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, itu awalnya dijadwalkan pada malam hari. Namun, waktu pelaksanaan kemudian dimajukan menjadi pukul 15.30 WIB.
Perubahan jadwal dilakukan karena kabut asap yang cukup tebal dikhawatirkan semakin parah ketika malam hari.
Di tengah kondisi tersebut, PSPS berhasil mengamankan kemenangan 2-1 atas PSMS Medan. Hasil ini menjadi catatan positif bagi tim berjuluk Askar Bertuah tersebut pada pekan kelima kompetisi.
Akhyar berharap bencana kebakaran hutan dan lahan yang memicu kabut asap di Riau segera berakhir sehingga aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan olahraga, dapat berlangsung dengan kondisi udara yang lebih baik.
"Mudah-mudahan bencana kebakaran hutan ini segera pulih," tuturnya.

