RIAU ONLINE, PEKANBARU - PSPS Pekanbaru sukses meraih kemenangan penting 2-1 atas PSMS Medan dalam lanjutan kompetisi Pegadaian Championship musim 2026/2027.
Hasil positif ini menjadi modal berharga bagi Askar Bertuah untuk terus bersaing di papan atas klasemen sekaligus merebut posisi puncak Grup A.
Pelatih PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas, mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang tampil penuh motivasi dan menunjukkan semangat juang tinggi sepanjang pertandingan.
Menurutnya, kemenangan tersebut tidak terlepas dari keseriusan para pemain dalam menjalankan misi yang telah ditetapkan sebelum laga dimulai.
Akhyar menegaskan, pertandingan melawan PSMS merupakan salah satu laga penting bagi PSPS, terutama jika tim ingin terus bersaing di papan atas klasemen sementara.
"Alhamdulillah, kita bersyukur atas kemenangan hari ini. Sejak awal sebelum pertandingan, kita sudah berbicara dengan pemain bahwasanya hari ini adalah pertandingan yang sangat penting buat kita," ujar Akhyar usai pertandingan, Minggu, 11 Oktober 2026.
Ia mengatakan, target meraih kemenangan telah ditanamkan kepada seluruh pemain. Sebab, PSPS tidak ingin kehilangan momentum dalam persaingan menuju posisi teratas klasemen.
"Ketika kita ingin bersaing di papan atas, pastinya kita ingin kemenangan. Alhamdulillah pemain bermain cukup maksimal, pemain fight, dan mereka menunjukkan motivasi serta keinginan untuk menang," jelas mantan Pelatih Persiraja tersebut.
Kemenangan atas PSMS pun menjadi bukti bahwa PSPS memiliki modal penting untuk terus berkembang, tidak hanya dari segi kualitas permainan, tetapi juga mentalitas ketika menghadapi pertandingan dengan tekanan tinggi.
Salah satu hal yang mendapat perhatian khusus dari Akhyar adalah kontribusi pemain pengganti. Ia menilai kedalaman skuad PSPS cukup baik karena pemain yang masuk dari bangku cadangan mampu memberikan dampak positif terhadap permainan tim.
Bagi Akhyar, kekuatan sebuah tim tidak hanya ditentukan oleh sebelas pemain yang turun sejak menit pertama. Kontribusi pemain pengganti juga menjadi faktor penting, terutama ketika tim membutuhkan perubahan strategi maupun tambahan tenaga untuk menjaga intensitas permainan.
"Dan lagi-lagi pemain pengganti mencetak gol. Saya pikir kita punya kedalaman skuad yang bagus. Pemain di luar dan di dalam itu sama saja, tinggal kesempatan saja siapa yang main bisa memberikan jawaban yang baik dan memuaskan," jelasnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa persaingan untuk mendapatkan tempat di skuad utama PSPS terbuka bagi seluruh pemain. Setiap pemain dituntut siap ketika memperoleh kesempatan bermain, baik sebagai starter maupun masuk pada babak berikutnya.
Akhyar juga memberikan apresiasi kepada seluruh pemain yang telah berkontribusi dalam pertandingan tersebut. Menurutnya, pergantian pemain bukan sekadar upaya menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi bagian penting untuk meningkatkan kualitas permainan tim.
Kontribusi pemain pengganti yang mampu memberikan perubahan menjadi sinyal positif bagi PSPS dalam menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya. Kedalaman skuad yang merata dapat menjadi keuntungan tersendiri dalam kompetisi yang menuntut konsistensi sepanjang musim.
Selain penampilan pemain di lapangan, Akhyar juga menyoroti besarnya dukungan suporter PSPS Pekanbaru yang rela menempuh perjalanan jauh untuk memberikan semangat kepada tim kesayangannya.
Akhyar mengakui kehadiran suporter memberikan motivasi tambahan bagi para pemain. Meski jumlah pendukung PSPS tidak sebanyak suporter tuan rumah, energi positif yang diberikan tetap terasa di dalam lapangan.
"Suporter adalah pemain ke-12 buat setiap tim sepak bola, dan kami sangat merasakan itu ketika hadirnya suporter ke Sumsel saat kita melawan Sumsel," ujarnya.
Menurut Akhyar, dukungan tersebut menjadi salah satu dorongan moral bagi pemain untuk berjuang meraih hasil maksimal dalam pertandingan tandang.
Ia pun berharap antusiasme suporter tidak hanya muncul ketika PSPS meraih kemenangan atau berada dalam tren positif. Dukungan yang konsisten, menurutnya, sangat dibutuhkan ketika tim sedang menghadapi masa sulit.
"Kita berharap dukungan ini tidak berhenti, meskipun tim lagi di atas atau lagi di bawah atau lagi berjuang. Kita berharap, kita tidak tahu bagaimana ke depannya, semoga dukungan ini terus ada buat tim PSPS Pekanbaru," pungkasnya.
Sementara itu, pemain PSPS Pekanbaru, Aulia Ramadan, menilai timnya secara keseluruhan telah bekerja dengan baik untuk mengamankan kemenangan atas PSMS Medan.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat beberapa hal yang perlu diperbaiki, terutama dalam mengantisipasi situasi bola mati.
Aulia menyebut, gol yang berhasil dicetak PSMS tidak terlepas dari kesalahan komunikasi dan penjagaan pemain PSPS ketika menghadapi situasi sepak pojok.
"Secara keseluruhan kita bekerja cukup baik. Ada sedikit miss di bola pojok tadi saya pikir. Kualitas dari lawan juga bagus," tegasnya.

