Aktual, Independen dan Terpercaya


Viral, Jadi Yatim Piatu, Bupati Syamsuar Cium Kening Lutfi Hakim

Bupati-Syamsuar-Cium-Kening-Lutfi-Hakim.jpg
(FACEBOOK.COM/Drs.H.SYAMSUAR,MSi)

Laporan: Effendi

RIAU ONLINE, SIAK Bocah lima tahun ini seakan-akan tak percaya saat mengetahui jika tamu yang bertandang ke rumah untuk menjenguknya seorang kepala daerah di daerahnya, Kabupaten Siak. 

Keterkejutan Lutfi Hakim, bocah malang itu belum cukup di sana saja. Bupati Siak, Syamsuar, langsung mencium keningnya dengan penuh kasih sayang, bak mencium anaknya sendiri, Senin, 27 Maret 2017, saat berada di kasur dimana ia dirawat. 

Lutfi dan abangnya, Rifki Ade Saputra, dua abang adik, kini sudah menjadi anak yatim piatu. Pekan lalu, Jumat, 24 Maret 2017, ayahnya, Syafrizam (46) dan ibunya, Murni (38), tewas seketika usai ditabrak mobil minibus ketika mengelak jalan provinsi yang berlubang di Desa Sungai Tengah, Sabak Auh, Kabupaten Siak. 

Baca Juga: Jalan Provinsi Rusak Parah, Pemkab Siak: Kami Berkali-Kali Kirim Surat Ke Pemprov

Ia menderita patah kaki dan luka-luka di sekujur tubuhnya. "Sungguh berat cobaan yang harus ditanggung ananda Lutfi Hakim dan Rifki Ade Saputra. Kedua orangtua tercintanya, dipanggil Allah SWT, melalui musibah kecelakaan di Kecamatan Sabak Auh, Jumat pekan lalu," tulis Syamsuar usai menjenguk Lutfi, dalam akun Facebook-nya. 

Rifki Beri Makan Adiknya, Lutfi Hakim

RIFKI Ade Saputra, abang Lutfi Hakim (5), memberikan makan adiknya dengan menyuap. Kedua abang adik ini kini telah menjadi anak yatim piatu usai orangtuanya tewas tertabrak minibus akibat ayahnya mengelakkan lubang di Jalan Provinsi menghubungkan Kabupaten Siak-Bengkalis, tepatnya di Sabak Auh.

Pak Syam, demikian ia disapa, menuliskan itu, Selasa, 28 Maret 2017, pukul 06.16 WIB. Hingga Selasa malam, pukul 23.55 WIB, status yang di-unggahnya itu sudah disukai (Like) sebanyak 14 ribu, dan sebarkan (Share) 510 kali serta dikomentari netizen 3.376 orang. 

Tak hanya itu, Pak Syam juga berjanji akan meneruskan pendidikan bagi Rifki yang kini sedang mondok di sebuah pondok pesantren di Siak atau luar Siak. 

"Semoga ananda bisa terus melanjutkan keinginan almarhum ayah bundanya, dan menjadi anak saleh akan terus mendoakan kedua orangtuanya," harap Pak Syam. 

Di akhir tulisannya, Pak Syam mengajak seluruh warga Siak, dan Riau untuk mendoakan dan memperhatikan anak yatim, anak piatu, dan anak-anak yatim piatu.

Klik Juga: Jembatan Terindah Ini Bukan Di Amerika, Tapi Hanya Ada Di Kabupaten Siak

"Dari mereka hendaknya kita semua dapat mengambil pelajaran tentang kesabaran, ketabahan, dan menyayangi seperti anak kita sendiri," pintanya.

Bupati Siak Syamsuar Jenguk Lutfi Hakim

 BUPATI Siak, Syamsuar, menjenguk Lutfi Hakim (5), korban kecelakaan lalulintas, Jumat, 24 Maret 2017 silam. Orangtuanya tewas di lokasi usai ditabrak minibus usai mengelak lubang di jalan provinsi menghubungkan Kabupaten Siak-Bengkalis.

Berikut tulisan Pak Syam di akun Facebook-nya yang kini telah menjadi viral dan diaminkan oleh netizen: 

"Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun" (Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jugalah kami kembali).

Sungguh berat sekali cobaan yang harus ditanggung ananda Lutfi Hakim dan Rifki Ade Saputra. Keluarga mereka adalah warga kami di Mempura Siak. Kedua korban saat itu berencana mau ke Bengkalis untuk melihat putra mereka Rifki di Pondok Pesantren. Namun di tengah perjalanan Allah SWT berkehendak lain.

Kemarin berkesempatan untuk melihat ananda Lutfi, yang karena kecelakaan itu mengalami luka dan patah kaki.

Semoga dari musibah yang berat ini akan mengangkat derajat orang tuanya kelak di akhirat, dari doa kedua anak yatim piatu. Semoga dua adik beradik ini juga diberikan ketabahan dan selalu dalam lindungan Allah SWT. InsyaAllah, ananda Rifki akan kami teruskan pendidikannya untuk mondok di salah satu pesantren di Siak ataupun di luar Siak. Semoga ananda bisa terus melanjutkan keinginan Almarhum Ayah Bundanya, dan menjadi anak sholeh yang akan terus mendoakan kedua orang tuanya.

Saya mengajak kita semua untuk mendoakan dan memperhatikan anak yatim, anak piatu, dan anak-anak yatim piatu. Dari mereka hendaknya kita semua dapat mengambil pelajaran tentang kesabaran, ketabahan, dan menyayangi seperti anak kita sendiri.*Syam

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline