Peternak Ikan Rugi Rp 12,5 Miliar saat Banjir di Kampar dan Kuansing

Sungai-Kampar-Tenggelamkan-Desa-Tanjungrambutan.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/ISTIMEWA)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Riau, Tien Mastina, mencatat peternak budidaya ikan air tawar di Kabupaten Kampar dan Kuantan Singingi merugi Rp 12,5 miliar akibat banjir yang terjadi pertengahan Februari 2016 silam.

 

Dinas Perikanan dan Kelautan Pemprov Riau mendapat laporan 120 pelaku usaha budidaya ikan air tawar dipastikan gagal panen akibat banjir luapan Sungai Kampar dan Batang Kuantan.

 

(Baca Juga: Anda Punya Lahan Rusak dan Keramba Hanyut saat Banjir? Catat Janji Plt Gubernur Ini

 

"Jumlah ikan yang mati dan terseret arus banjir mencapai puluhan juta ekor. Varietas ikannya sendiri ada ikan air tawar, seperti Nila, Gurame, Patin, Jelawat, Bawal dan Lele. Sebanyak 120 pelaku usaha budidaya merugi dengan total kerugian Rp 12,5 miliar," kata Tien kepada RIAUONLINE.CO.ID, Jumat (26/2/2016).

 

Mengatasi hal ini, tuturnya, Pemprov Riau akan mengajukan bantuan restocking benih atau cadangan bibit ikan ke Kementerian Perikanan dan Kelautan. Namun hingga kini belum ada balasan dari pihak pusat terkait pengajuan bantuan itu.

 

"Pemprov Riau tentu saja akan terus berupaya agar pihak pemerintah pusat dapat mengucurkan bantuannya melalui APBN 2016 ini. Karena kita tentu saja tak mau pelaku usaha yang terkena musibah banjir jadi merugi," jelasnya.

 

Tien menuturkan, kerugian diderita para pelaku usaha perikanan tersebut akan mempengaruhi total produksi budidaya ikan Riau sebanyak 30 persen dari target produksi 60 ribu ton.

 

"Pada tahun lalu produksi ikan air tawar di Riau mencapai 47.000 dan pasti akan berpengaruh pada target tahun ini," jelasnya. 

 

(Klik Juga: Catat, Ini Janji Menteri Sosial ke Korban Banjir di Riau

 

Sebelumnya, musibah banjir yang terjadi sejak awal tahun 2016 lalu setidaknya telah menenggalamkan dua kabupaten sentra budidaya ikan di Riau, yaitu Kampar dan Kuantan Singingi. Selain itu, banjir juga menerpa dua kabupaten lain, Rokan Hulu dan Indragiri Hulu.

 

Simak berita Banjir Sungai Kampar lainnya dengan klik di sini.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline