Aktual, Independen dan Terpercaya


Edy Natar Nasution: Pelatihan Jurnalistik FWL Lahirkan Masyarakat Anti Hoax

fwl.jpg
(Hasbullah)

RIAUONLINE, PEKANBARU - Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution mengapresiasi acara seminar yang diselenggarakan oleh Forum Wartawan Legislatif (FWL) DPRD Riau terhadap kalangan millenial.

Adapun, tadi pagi, FWL DPRD Riau menggelar kegiatan "Pengenalan Jurnalistik di Kalangan Millenial" di SMAN 1 Pekanbaru, Selasa pagi, 16 Juli 2019.

Agenda tahunan FWL DPRD Riau ini dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Riau, H Edy Natar Nasution, Wakil Ketua DPRD Riau, Asri Auzar, dan kepala Sekolah SMA N 1 Pekanbaru Wan Roswita.

Kegiatan seperti ini, kata Wagubri, harus terus dilakukan, sebab kegiatan seperti ini memberi pemahaman lebih tentang jurnalistik kepada masyarakat, sehingga mampu menekan hoax yang menjadi masalah utama saat ini.

Edy yang juga alumni SMAN 1 ini mengatakan pada masa dia masih bersekolah dahulu, bakat menulis disalurkan lewat majalah dinding atau Mading, namun hari ini para siswa mendapat kesempatan menambah wawasan jurnalistik.

Ia kemudian mengajak agar para siswa ditengah canggihnya teknologi dan hits nya media sosial saat ini, bisa memfilter berbagai informasi yang masuk, sehingga dengan demikian, pengenalan jurnalistik dianggap sangat perlu bagi generasi milenial.

"Apa yang dilakukan oleh FWL ini kami kira cukup bagus, dan mudah-mudahan dari kegiatan ini akan melahirkan masyarakat yang anti hoax, dalam arti tidak mudah begitu saja percaya ketika ada informasi yang dilihat melalui berbagai media sosial," kata Edy.

Sementara itu, wakil ketua DPRD Riau, Asri Auzar juga menyampaikan rasa bangganya kepada FWL DPRD Riau yang telah mentaja kegiatan tersebut, dan berharap ada output bagus dari kegiatan ini.

Sehingga usai acara ini, para siswa diharapkan bisa membedakan mana yang berita benar dan mana yang tidak, jangan langsung mudah dipercaya.

"Di dalam jurnalistik itu tidak boleh fitnah. Makanya sebelum kita membaca informasi harus diperiksa dulu kebenarannya. Maka dengan pengenalan positif ini lah caranya," tuturnya.

Sementara Kepala SMAN 1 Pekanbaru Dra. Wan Roswita, M.Pd mengucapkan terimakasih kepada FWL yang telah memilih sekolah yang dipimpinnya menjadi lokasi pelatihan, dan berharap kegiatan ini akan memberi nilai postif bagi seluruh peserta.

"Sebanyak 40 orang siswa kelas XI dan kelas XII yang mengikuti kegiatan ini. Mudah-mudahan ilmu yang diberikan narasumber dalam kegiatan ini bisa diserap dengan baik oleh mereka, terutama dalam menangkal informasi-informasi hoax," tutupnya.