Aktual, Independen dan Terpercaya


Mudik Ke Solo, Keluarga Ini Pilih Naik Bus Karena Lebih Murah

mudik-naik-bus.jpg
(Rico)

Laporan: RICO MARDIANTO

 

RIAUONLINE.CO.ID, PEKANBARU - Melambungnya harga tiket pesawat menyebabkan pemudik memilih naik transportasi darat. Terutama bagi pemudik tujuan Pulau Jawa yang pulang bersama keluarga.

"Mudik naik bus karena lebih murah. Apalagi pulang sekeluarga. Ongkos tiket bus satu orang Rp 480 ribu ke Solo dengan bus AC bisnis, kalau naik pesawat kan lebih mahal," ujar Lilik yang mudik bersama suami dan dua anaknya, Minggu (26/5/2019).

Mariadi, penjual tiket tujuan Pulau Jawa, mengatakan penjualan tiket untuk tujuan Jawa sejak sepekan terakhir mengalami peningkatan. Menurutnya peningkatan jumlah penumpang sekitar 50 persen dibanding arus mudik tahun lalu. Diprediksi penumpang akan terus meningkat hingga H-5 Lebaran.

Sementara itu, penjualan tiket rute Pekanbaru-Sumatra Utara masih dalam jumlah normal.

"Seperti hari biasa satu bus per hari dengan penumpang rata-rata 30 sampai 40 sehari untuk tujuan Medan," kata Telpang Simarmata, penjual tiket di loket Bintang Utara Putra.

Kepala Terminal Bandar Raya Payung Sekaki, Henry Tambunan mengatakan, terjadi lonjakan penumpang dalam delapan hari terakhir, khususnya rute Pekanbaru - Jawa. Sedangkan rute Pekanbaru - Sumatra Utara turun 50 persen, dan sebaliknya jurusan Sumatra Utara - Pekanbaru masih normal.

"Secara umum, untuk keberangkatan mengalami peningkatan. Jika ditotal keberangkatan AKAP (Antarkota Antarprovinsi) dan AKDP (Antarkota Dalam Provinsi) per 25 Mei 2019 yaitu 3.495 penumpang. Sehingga diadakan angkutan tambahan khususnya ke Pulau Jawa," sebut Henry, Minggu (26/9/2019).

Henry tak menampik bahwa meningkatnya jumlah penumpang disebabkan harga tiket pesawat yang melambung tinggi.

Namun, ujar dia, faktor lain yaitu pihak terminal mewajibkan setiap bus menerima dan menurunkan penumpang di dalam terminal, sehingga hal ini berdampak pada peningkatan jumlah penumpang.

"Tak boleh lagi bus menerima dan menurunkan penumpang di jalan. Ini sesuai dengan UU Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Saya komit menerapkan aturan yang ada," sebutnya.

Pantauan Riauonline.co.id di Terminal Bandar Raya Payung Sekakaki Pekanbaru tampak ramai oleh penumpang. Puluhan penumpang dengan berbagai barang bawaan memenuhi ruang tunggu dan peron tersebut.