Aktual, Independen dan Terpercaya


Dyah, Caleg Gerindra Ditangkap Kemana-mana Jalan Kaki

Konferensi-Pers-Tangkap-Tangan-Bawaslu-Riau.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/ISTIMEWA)
RIAU ONLINE, PEKANBARU - Penangkapan Calon Anggota Legislatif (Caleg) untuk DPR RI asal Partai Gerindra, Dyah Ayu Nuraini (25) bersama tiga orang lainnya, dengan dugaan politik uang (money politic), tidak benar sama sekali. 
 
Ketua DPD Gerindra Riau, Nurzahedy Tanjung, mengatakan, sosok Dyah jauh dari kesan caleg kaya atau tajir. Ia menjelaskan, Dyah merupakan caleg pendamping, dan tidak mungkin memiliki uang senilai lebih dari Rp 500 juta tersebut. 
 
Dijelaskan Eddy, caleg perempuan tersebut, Dyah Ayu Nuraini, hanyalah caleg pendamping dalam komposisi caleg Gerindra Dapil II. Ia bukan dari kalangan orang memiliki finansial bagus atau caleg kaya.  

"Dia itu caleg pendamping, kurang mampu juga dia. Kemana-mana dia jalan kaki, naik motor aja udah hebat dia tuh. Masa dia mau bagi-bagi uang. Itu saya kira, ada kekeliruan kepolisian, tidak ada uang money politic," kata Eddy Tanjung, sapaannya, Selasa, 16 April 2019, kepada RIAUONLINE.CO.ID. 

Dyah diamankan bersama ketiga orang lainnya dengan uang sekitar Rp 500 juta tersebut merupakan dana untuk saksi digunakan esok hari saat pemungutan suara, Rabu, 17 April 2019. 
 
"Itu anak-anak barangkali sedang dalam hotel. Kayaknya memang memegang uang, tapi itu uang untuk saksi, bukan uang money politic," tegas anggota DPR RI asal Riau tersebut.
 
Eddy berharap, agar aparat bisa memahami uang tersebut bukanlah digunakan untuk menyuap layaknya politik uang. Melainkan hanya uang saksi, kebetulan sedang dipegang caleg Gerindra dan rekannya yang lain.
 
"Mereka ini anak baik-baik, itu dana untuk saksi, dana saksikan boleh, kepolisian saya harap bisa profesional," tutupnya 
 
Sebelumnya, keempat orang tersebut, selain Dyah, Fadli Erwan Ibrahim (25), warga Kecamatan Petalangan, Kabupaten Pelalawan, Syamsul Anwar (26), warga Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, dan Fadhi Achmad (26), warga Kecamatan Rumbai, Pekanbaru. 
 
Sedangkan Dyah Ayu Nuraini merupakan warga Jalan DI Panjaitan, Bangkinang, Kabupaten Kampar.