Peduli Pendidikan, PLN Riau-Kepri Launching Beasiswa Cahaya Pintar

PLN-Beasiswa.jpg
(Sigit)

RIAUONLINE, PEKANBARU - PT Perusahaan Listrik Nasional (PLN) Persero, melalui Yayasan Baitul Mal (YBM) PLN Unit Induk Wilayah Riau dan Kepri melaunching program Beasiswa Cahaya (BACA) Pintar tingkat SLTA/SMK/MI gelombang V periode tahun 2019.

Acara launching program ini dilaksanakan di Kantor PLN UIW Riau dan Kepri dan dihadiri oleh General Manajer PLN, M Irwansyah putra, Ketua YBM PLN, Zul Chaidir, sejumlah pengurus YBM dan tentunya Siswa Baca Pintar.

Dalam sambutannya, General Manager PLN Riau dan Kepulauan Riau, M. Irwansyah Putra, menyatakan bahwa program ini merupakan penyaluran program dana Zakat, Infaq, dan Shodaqoh dari karyawan PLN yang disalurkan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu diwilayah Riau dan Kepulauan Riau.

“Alhamdulillah, dengan nikmat Allah kini kita dapat me-Launching Program YBM PLN Beasiswa Cahaya Pintar atau BACA PINTAR, dimana sumber dananya berasal dari dana zakat para pegawai Muslim PLN melalui pemotongan zakat dari penghasilan pegawai,”ungkap Irwansyah.

Irwansyah menambahkan Program Baca Pintar ini bertujuan untuk meningkatkan harapan bagi siswa kurang mampu (dhuafa) agar dapat mengenyam pendidikan yang lebih tinggi. Para penerima manfaat juga mendapatkan pembinaan rutin keislaman dalam rangka peningkatan aqidah.

Zulchaidir, selaku Ketua YBM PLN UIW Riau dan Kepri menambahkan bahwa diperiode ini YBM PLN akan menyalurkan beasiswa untuk 315 siswa tidak mampu yang berasal dari berbagai sekolah di Riau dan Kepulauan Riau dengan total anggaran Rp 1.338.750.000,- . Untuk kota Pekanbaru sendiri sebanyak 92 siswa yang akan menerima manfaat Program Baca Pintar.

Salah seorang Perwakilan Guru dari SMK 1 Pekanbaru, Budi, mengungkapkan rasa terimakasihnya atas kepedulian YBM PLN kepada siswanya yang kurang mampu.

“Kami dari pihak sekolah mengucapkan terimakasih kepada Manajemen PLN atas bantuan beasiswa yang diberikan, dimana bantuan ini bukan hanya kali ini namun selama ini sudah rutin diberikan oleh PLN,” ujar Budi. (Sigit Eka)