BNPB Langsung Beri Pendampingan Pemadaman Api di Rupat

BNPB.jpg
(ist)

 Laporan : ANDRIAS

RIAUONLINE, BENGKALIS - Kepala Seksi Penyelamatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Ir Roslin Lamtarida turut ambil bagian turun langsung ke Karhutla di Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Ir Roslin Lamtarida sudah dua hari ini menginjakan kaki di pulang terpencil Indonesia itu, guna memberikan pendampingan.

"Selama inikan pendampingan kurang aktif, maka kita hadir mendampingi dan kasih mereka pendampingan," kata Ir Roslin Lamtarida dihubungi RIAUONLINE.CO.ID, Minggu, 24 Februari 2019 pagi via phone.

Diakui Ir Roslin Lamtarida, pada hari kedua dirinya berada di Rupat tengah melakukan pendinginan di dua kelurahan yaitu Kelurahan Pergam dan Terkul, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau.


"Info saya terima, struktur tim penanganan berbentuk SK nya belum diteken oleh bupati dan kita mendorong agar BPBD Bengkalis segera SK tersebut diteken oleh bupati," kata Ir Roslin Lamtarida bentuk prihatin dirinya terhadap tim yang sudah bertukus lumus memadamkan api di Kecamatan Rupat.

Diakui Ir Roslin Lamtarida, Hasil rapat yang digelar berama tim yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, diperbantu oleh perangkat kelurahan dan masyarakat bergerak guna memadamkan karhutla di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis dikomandoi oleh Camat setempat.

"Malam tadi, (Sabtu 23 Februari 2019) kita juga telah menggelar rapat kordinasi antar tim, dan menunjukan camat setempat selaku komando dalam penanganan penanggulangan bencana ini. Jika, diperlukan data lainya saya persilahkan hubungi langsung ke Camatnya," terang Ir Roslin Lamtarida

Kabupaten Bengkalis, merupakan wilayah penetapan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Riau saat ini bersamaan dengan wilayah Kota Dumai dan Kabupaten Rohil.

Tiga pekan belakangan ini, Tim yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, diperbantu oleh perangkat kelurahan dan masyarakat bergerak guna memadamkan karhutla di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Terpisah, terkait SK struktur tim penanganan belum diteken oleh bupati menurut Kepala Pelaksanan (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkalis, Tajul Mudoris mengaku hal itu tidaklah terlalu penting.

"Kegunaan dibentuknya SK tersebut hanya untuk lebih berkordinasi saja. Menurut saya, yang terpenting adalah action, aksi nyata yang selama ini BPBD sudah bertukus lumus hingga sekarang dalam penanganan Karhutla yang merupakan bencana alam," terang Tajul bencana

Sementara, diakui Tajul, dalam struktur tersebut, bupati bengkalis langsung menjadi komandansubwadan satgas nya, sedangkan Satgas dipegang langsung oleh Bpk Gubernur

"Namun demikian, kita sedang persiapkan untuk SK tim tersebut," pungkas Tajul singkat.