Aktual, Independen dan Terpercaya


Sembilan ABK DBS 02 yang Selamat Disatukan di Polres Bengkalis

Evakuasi-Korban-KM-DBS-02.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/BASARNAS DUMAI)

Narasi: ANDRIAS

RIAU ONLINE, BENGKALIS - Tujuh dari sepuluh korban selamat pascatenggelamnya kapal pengangkut semen KM Dharma Bahari Sumekar (DBS) 02 di perairan Selat Bengkalis, Riau, Sabtu malam, 26 Januari 2019, telah dibawa dan diamankan ke Satuan Polisi IR (Satpolair) Polres Bengkalis.

Kapolres Bengkalis, AKBP Yusuf Rahmanto dikonfirmasi melalui Gakkum Polair, Ipda Dodi Ripo membenarkan ketujuh korban selamat dititipkan di Polres Dumai telah dijemput dan dibawa ke Bengkalis.

"Benar, ketujuh korban selamat sudah kita jemput Selasa, 29 Januari 2019 sore. Mereka berkumpul dengan 2 rekan korban lainya Bakhtiar (masinis III) dan Budi Santoso," kata Gakkum Polair, Ipda Dodi Ripo kepada RIAUONLINE.CO.ID, Minggu, 3 Pebuari 2019.

Baca Juga: 

Sepotong Wortel Selamatkan 2 ABK Kapal Selama 12 Jam Di Tengah Laut

Basarnas Pekanbaru Masih Cari Dasril, Kru Kapal Karam Di Perairan Bengkalis

 

Ipda Dodi menjelaskan, korban KM DBS 02 yang karam usai dihantam ombak tiga meter ketika itu mengangkut 700 ton semen merek Semen Padang.

Mereka, tuturnya, sengaja dikumpulkan bersama selurub kru yang selamat berjumlah sembilan Anak Buah Kapal (ABK) di Satpolair Polres Bengkalis guna mempermudah penyelidikan.

Saat ditanyakan, apakah sudah ada pihak perusahaan dipanggil guna penyelidikan terkait insiden karamnya kapal kargi tersebut? Ipda Dodi Ripo tidak menampik, perusahaan telah mendatangi korban sebagai bentuk prihatin terhadap karyawannya.

"Ada, pihak perusahaan sudah ada datang saat kita menjemput korban selamat di Polres Dumai. Kita juga sudah mengajukan pertanyaan kepada perusahaan soal kapal ini. Intinya, mereka sangat prihain ddengan peristiwa menimpa karyawanya itu," ungkapnya.

 

 

Selain perusahaan, dari pihak keluarga korban Dasril (ABK masih hilang), juga telah mendatangi dan bertemu langsung dengan korban selamat lainya di Polair Polres Bengkalis.

"Tepatnya Kamis, 31 januari 2019 lalu. Pihak keluarga Dasril sudah datang ke Bengkalis. Kala itu, kita juga menyerahkan dokumen Dasril ke keluarga. Namun, Surat-surat pelaut Dasril masih kita pegang nanti kalau kita butuhkan dalam rangka penyelidikan ke tingkat penyidikan jika diperlukan nantinya," pungkas Ipda Dodi Ripo mengakhiri

Kapal Kargo DBS 02 memuat 700 ton semen merek PT Semen Padang dilaporkan tenggelam sekitar Sabtu malam, pukul 23.00 WIB. Total sembilan Anak Buah Kapal (ABK) dan seorang penumpang berada di dalam kapal nahas tersebut. Dari seluruh penumpang, 9 di antaranya ditemukan selamat.

Sementara seorang ABK lainnya, Dasril, hingga hari ini, Minggu, 3 Februari 2019, belum ditemukan. Korban merupakan kru kamar mesin diduga terjebak di dalam kamar mesin saat insiden berlangsung.

Klik Juga: 

Hari Ke 6 Pencarian, Belum Ada Titik Terang Lokasi Karamnya KM BBS II

Terdampar, Dua ABK Kapal Pengangkut Semen Tenggelam Ditemukan Selamat

Kapal itu sebelumnya berangkat dari Dermaga PT Semen Padang di Kawasan Industri Lubuk Gaung Dumai, Kecamatan Sungai Sembilan, menuju Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu siang, 26 Januari 2019.

Kapal diduga tenggelam akibat hantaman ombak setinggi 2 hingga 3 meter dengan kecepatan angin sekira 20 hingga 30 Knot. Berikut ini daftar nama-nama korban sudah ditemukan dalam kondisi selama, di antaranya Fujianto (Mualim 1), Hardiana Adi jaya (Mualim II), Iwan (ABK), Ismial (saudara kru).

Kemudian Kapten Kapal Haris, Mulidi Saputra Pasaribu (ABK), dan Wiyo (Masinis III), Bahtiar (Masinis III), Budi Santoso (oiler). Korban belum ditemukan adalah Dasril, kru kamar mesin.

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE 

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online

Follow Instagram riauonline.co.id