Aktual, Independen dan Terpercaya


Ribuan Rumah 8 Daerah di Sumbar Terendam Banjir, 3 Orang Tewas

Banjir-di-Tampan.jpg
(Ridhatul Hayati)


RIAU ONLINE - Hingga kini puluhan Kepala Keluarga di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar) masih tinggal di pengungsian, karena rumahnya terendam air. Sementara, Senin, 5 November 2018 telah memasuki hari ke-4 pasca banjir.

Bupati Lima Puluh Kota, Irfendi Arbi menyebutkan tujuh dari 13 kecamatan yang ada di daerah itu digenangi banjir. Ketujuh kecamatan tersebut adalah Kecamatan Luhak, Lareh Sago Halaban, Mungka, Pangkalan, Harau, Kapur Sembilan dan Suliki.

Kondisi terparah terjadi di Kecamatan Harau dan Lareh Sago Halaban, dengan ketinggian air mencapai satu meter lebih. Sebab itu, warga terpaksa mengungsi.

Baca Juga: Curah Hujan Tinggi Di Hulu, PLTA Buka 3 Pintu Pelimpahan

Salah satu tempat pengungsian berada di masjid sekitar kawasan Bukik Sikumpa, Jorong Padang Balimbing, Kecamatan Lareh Sago Halaban.

"Warga kita minta tetap tinggal di pengungsian, karena kondisi rumahnya yang tidak bisa ditinggali. Cuaca juga masih kurang bersahabat," kata Irfendi, melansir detikcom, Senin, 5 November 2018.

Menurut laporan BPBD setempat musibah itu menyebabkan dua rumah warga hanyut.

Klik Juga: Waspada, 3 Pintu PLTA Koto Panjang Dibuka

"Memang tidak ada korban jiwa, namun ada dua rumah yang hanyut," jelas Kepala Badan Pelaksana BPBD Kabupaten 50 Kota, Joni Amir

Kabupaten Lima Puluh Kota merupakan satu dari delapan kabupaten kota di Sumbar yang mengalami banjir dan longsor, sejak Jumat 1 November 2018.

Tujuh daerah lainnya adalah Kota Padang, Padang Pariaman, Kabupaten Solok, Agam, Sijunjung, Pesisir Selatan dan Kepulauan Mentawai.

Lihat Juga: 11 Rumah di Pelalawan Digenangi Banjir Luapan Sungai Medang

Selain merendam ribuan rumah, musibah itu menyebabkan tiga orang tewas. Dua orang di Padang dan satu lainnya di Kabupaten Sijunjung.

Sejauh ini baru satu daerah yang menerapkan status tanggap darurat, yakni Kota Padang. Masa tanggap darurat diberlakukan selama 7 hari hingga 9 November mendatang.

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE 

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online

Follow Instagram riauonline.co.id