Aktual, Independen dan Terpercaya


Antre Hingga 8 Jam di Jalan Lintas Duri, P2JN Diminta Tak Lepas Tangan

Macet.jpg
(Indri Yani)


RIAU ONLINE, PEKANBARU - Komisi IV DPRD Riau membidangi infrastruktur dan perhubungan meminta pihak kontraktor maupun pihak Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) tidak lepas tangan dalam pembangunan jalan lintas Duri - Kandis.

"Kita minta P2JN harus menjalin koordinasi dengan tenaga keamanan Polres dan Dishub dalam mengatur lalu lintas di lokasi pembangunan," ungkap Anggota Komisi IV Asri Auzar, Rabu, 31 Oktober 2018.

Sebab, lanjut Ketua DPD Demokrat Riau itu, semua ini menyangkut ekonomi masyarakat, karena itu merupakan jalur distribusi Riau dengan Sumut, maupun antar kabupaten kota.

"Antre sampai 6 hingga 8 jam itu tidak masuk akal, terhambat roda perekenomian, untuk itu kita sudah jadwalkan untuk mengundang mereka hearing," tambahnya.

Baca Juga: Sempat Macet Hingga 13 Jam, Jalan Lintas Duri Sudah Terkendali

Dijelaskan Asri, dalam membangun jalan, seharusnya sudah disiapkan jalur alternatifnya dan harus dimaksimalkan penerapannya.

"Kalau membangun jalan, jalan alternatif harus disiapkan, kalau tidak ada, pengaturan jalan harus diatur betul," tutupnya.

Sebelumnya, Pengerjaan jalan rigid beton di Duri kilometer 12 dan di Desa Sam-sam, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Riau sangat merugikan masyarakat dan pengusaha.

Pasalnya, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) diduga melakukan pekerjaan tanpa perencanaan dimana tidak ada jalan alternatif yang dibuat sebelum proyek dimulai, karena itu, proyek ini harus dihentikan.

Klik Juga: Tahun 2019, Pembangunan di Riau Akan Libatkan Investor

"Kita menilai pengerjaan rigid beton yang berlangsung di Jalan Lintas Duri maupun Pinggir ini tak terlalu urgent atau mendesak. Apalagi sekarang, pusat juga sedang membangun jalan tol Pekanbaru - Duri - Dumai. Banyak rekan-rekan pengusaha yang mengaku dirugikan dengan macetnya jalan," ujar Ketua Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) Bengkalis terpilih, Marnalom.

Harusnya, kata Marnalom, Kementrian PU sebagai pemberi kerja, sebelum melelang proyek atau pekerjaan jalan, sudah mempersiapkan jalan alternatif yang akan dilewati pengendara selama pekerjaan jalan dilakukan.

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE 

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online

Follow Instagram riauonline.co.id