Hj Azlaini: Sejam di Dalam Lion Air JT-290, Sama Sekali tak Informasi Delay

Hj-Azlaini-Agus-SH-MH.jpg
(INTERNET)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Belum usai insiden jatuhnya pesawat Lion Air JT-610, Senin, 29 Oktober 2018, di Tanjung Karawang, Jawa Barat, kini maskapai milik Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Rusdi Kirana, membuat ulah kembali. 

Kali ini menimpa tokoh masyarakat Riau serta ratusan penumpang lainnya rute Jakarta-Pekanbaru, Selasa, 30 Oktober 2018. Lion Air  JT-290 rencana semula sesuai jadwal take off pukul 11.10 WIB. 

Namun, sejam sudah di dalam pesawat, Azlaini dan ratusan penumpang lainnya tak juga berangkat-berangkat. Kesal bercampur muak, ia kemudian bertanya, kenapa pesawat Lion Air tak kunjung take off dari Bandara Soekarno-Hatta. Jawaban kru kabin ketika itu tak memuaskan dan tak mampu menjawab kejadian apa sebenarnya. 

"Senin pagi kemaren, seharusnya pihak Lion memiliki sensitifitas terhadap psikologi penumpang. Informasi yang jelas tentang tertundanya keberangkatan "tidak biasa", itu merupakan hak penumpang atau konsumen," kata Hj Azlaini Agus, kepada RIAUONLINE.CO.ID

Baca Juga: 

1 Jam Dalam Pesawat Tak Berangkat, Penumpang Lion Air Jakarta-Pekanbaru Ini Pilih Keluar

Kegagalan memberikan informasi yang memadai, tuturnya, merupakan bentuk pelanggaran terhadap hak konsumen. Biasanya pesawat dinyatakan delay, jika ada kendala teknis, sedangkan penumpang masih berada di ruang tunggu.

Azlaini menjelaskan, apa ia alami bisa juga keterlambatan keberangkatan terjadi karena padatnya air traffic, sehingga pesawat mengantre di landasan pacu, menunggu untuk take off.

"Kejadian saya alami hari ini dengan Lion Air JT 290, penumpang sudah lebih 1 jam di dalam.pesawat, pintu pesawat masih terbuka, pesawat masih berada di landasan parkir, tidak ada informasi tentang keadaan tersebut," jelasnya. 

Konsumen, ujarnya, memerlukan kenyamanan juga dalam penerbangan. "Kalau harga tiket juga tidak murah. Saya membeli tiket via Traveloka hari Minggu lalu di harga Rp 884.000, jadi Lion Air sudah tidak dapat dikatakan sebagai low cost flight," kritik Azlaini. 

Sebelumnya, Hj Azlaini dan ratusan penumpang lainnya dari Jakarta menuju Pekanbaru, harus terkatung-katung di dalam pesawat selama sejam lebih tanpa ada informasi kapan akan berangkat. Padahal, Lion Air JT-290 di jadwal berangkat pukul 11.15 WIB. 

Akhirnya, Wakil Ketua Ombudsman Republik Indonesia (ORI) ini memilih keluar dari dalam pesawat. 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE 

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online

Follow Instagram riauonline.co.id