Syamsuar Kampanye Dialogis, Masyarakat Sei Apit Sepakat Ganti Gubernur Riau

Syamsuar-Kampanye-Sungai-Apit.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/ISTIMEWA)

LAPORAN: EFFENDI

RIAU ONLINE, SIAK - Usai melakukan kampanye dialogis di Kecamatan Siak Kota, Syamsuar melanjutkan kampanye dialogisnya di Kecamatan Sungai Apit, Kamis, 3 2018.

Pada kampanye itu masyarakat Kecamatan Sungai Apit bertekad untuk menggantikan Gubernur Riau pada 27 Juli 2018 mendatang.

Kampanye dialogis Calon Gubernur Riau, Syamsuar, berlangsung di Jalan Jenderal Sudirman (Rintis), Kelurahan Sungai Apit, Kecamatan Sungai Apit.

Pada kesempatan itu, tokoh masyarakat Sungai Apit, HM Arifin berpesan, masyarakat harus jeli memilih pemimpin. Yakni, pandang masalah agamanya, apakah calon pemimpin yang akan dipilih nantinya peduli agama.

“Yang sudah dirasakan masyarakat Siak, seperti apa peduli Pak Syamsuar dengan agama. Semuanya sudah tahu kepedulianya terhadap agama, mulai dari Perda Zakat hingga hafiz Alquran ada di Siak ini,” ucap Arifin.

“Pak Syamsuar juga ahli dalam pemerintahan, sehingga Siak banyak prestasi. Begitu juga dengan Pak Edy Nasution, ahli dalam keamanan. Jadi, kalau kita tidak memilih orang yang ahli maka tunggulah kehancuran,” sambung Arifin.

Sementara itu, perwakilan Parpol Koalisi Riau Bersatu (Karib) Zulfi Muktar, dalam orasi politiknya mengatakan, ini alasan mengapa masyarakat Sungai Apit memilih Syamsuar, karena sudah membuktikan kepempinannya bahwa pembangunan di Siak ini lebih baik dari daerah lainnya padahal kabupaten ini baru berusia 18 tahun.

“Jadi tidak perlu diragukan lagi kepemimpinan Pak Syamsuar untuk memimpin Riau dan beliau memang layak,” ucap Zulfi.

“Untuk Gubernur Riau 2018 ini ganti atau diteruskan?” tanya Ketua Harian Parpol Koalisi, Tengku Zulmizan Assegaf, mengawali orasi politiknya.

Tiga kali pertanyaan ini dilontarkan Zulmizan dan dijawab seribuan masyarakat yang hadir dalam kampanye dialogis itu, “Ganti Gubernur Riau!”

Sebagai komitmen untuk memimpin Riau, Syamsuar sudah bersilaturahmi hampir di 300 titik. Dari silaturahmi itu, kata Syamsuar, ada dialog aspirasi dari masyarakat. Sementara, keluhan terbanyak adalah terkait infrastruktur jalan.

“Kondisi Riau saat ini perekonomiannya lemah, akibatnya daya beli masyarakat juga lemah. Salah satu penyebabnya karena jalan tidak bagus. Jika saya dipercaya menjadi Gubernur Riau, persoalan jalan ini adalah program prioritas kerja saya dan Pak Edy Nasution nanti,” janji Syamsuar.

Persoalan menonjol lainnya di Riau ini, ucap Syamsuar, terkait masalah pendidikan yang mahal dengan berbagai pungutan. Begitu juga dengan pelayanan kesehatan.

“Hal ini perlu kita lakukan perubahan, pendidikan dan kesehatan adalah kebutuhan masyarakat. Sudah selayaknya kebutuhan ini digratiskan. Insya Allah jika kami menjadi Gubernur Riau pendidikan 12 tahun di Riau begitu juga kesehatan di Riau ini gratis,” ungkap Syamsuar.