Aktual, Independen dan Terpercaya


Dewan Curiga Ada "Permainan" Stok Premium di Riau, ini Jawaban Pertamina

Isi-BBM-di-SPBU.jpg
PERTAMINA
ILUSTRASI

Laporan : HASBULLAH TANJUNG

RIAU ONLINE, PEKANBARU - DPRD Riau menduga pihak pertamina melakukan permainan terkait kurangnya distribusi stok premium dari yang sudah ditentukan.

Anggota komisi II DPRD Riau, Sugianto, mencurigai kurangnya stok premium sebesar 4 persen dari ketentuan. Yang seharusnya sebesar 70 persen, namun realisasinya hanya 66 persen.

"Kenapa bisa kurang ? Apakah ada pihak yang bermain?," tanyanya, Selasa, 13 februari 2018.

Untuk itu, ia meminta kejelasan dari pertamina terkait hal ini, karena selama ini kelangkaan premium selalu dikeluhkan oleh masyarakat Riau.

"Premium itu kan BBM bersubsidi, haknya rakyat kecil, kenapa masih dicurangi? Kan masyarakat terpaksa membeli pertalite jadinya," tambahnya.

Kondisi ini, tentu membuat masyarakat semakin terpuruk mengingat harga dasar dan pajak pertalite cukup tinggi, terlebih untuk provinsi Riau ini saat ini.

Sementara itu, Sales Eksekutif Retail X daerah pemasaran Riau Pertamina Rifki Nasution, saat dimintai konfirmasi, membantah jika ada pengurangan pasokan premium untuk Riau tidak sesuai dengan ketentuan.

"Hitungan-hitungan 70 persen ini dari mana? Harus jelas dulu angkanya dari mana. Jangan sampai salah persepsi nanti," ujarnya.

Ditambahkan Rifki, jatah premium untuk Provinsi Riau merupakan yang tertinggi yakni sebesar 48 persen dibanding provinsi lain yang hanya 30 persen.

"Sumbar saja hanya 28 persen. Karena kami punya data semuanya," jelasnya.

Saat disinggung mengenai kelangkaan premium di Riau, Rifki tidak bisa menjelaskan secara rinci.

"Yang jelas proporsi premium untuk wilayah Riau jauh lebih besar," tutupnya.

Seperti yang diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memanggil Pertamina dalam rangka membicarakan masalah pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium, beberapa waktu lalu.

Dari pertemuan tersebut, didapati BBM Premium di Riau realisasinya 66 persen dari kuota. Padahal informasi dari BP Migas kuota Premium untuk Riau secara nasional sekitar 70 persen. (1)

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE 

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online

Follow Instagram riauonline.co.id