Dor, Dor, Dor, Suara Tembakan Iringi Membawa Tahanan Rutan Sialang Bungkuk

Polisi-Merengsek-Masuk-Rutan-Sialang-Bungkuk.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/AZHAR SAPUTRA)
ombudsman

RIAU ONLINE, PEKANBARU - "Dor, dor, dor," bunyi tembakan memecah heningnya malam. Tembakan tersebut diletuskan polisi saat mengecutkan nyali ratusan tahanan yang mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Sialang Bungkuk, untuk tidak menghalangi dan lakukan upaya perlawanan, Sabtu malam, 15 Juli 2017. 

Ratusan polisi dikerahkan untuk membawa belasan tahanan dianggap sebagai provokator kaburnya lebih dari 488 tahanan pada persitiwa Jumat Kelabu, Jumat, 5 Mei 2017 silam. 

Tak hanya suara tembakan saja terdengar, juga teriakan terdengar dalam upaya membawa provokator tersebut untuk dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) lainnya di Riau. 

Baca Juga: Sialang Bungkuk Kembali Ricuh Tolak Pemindahan Tahanan Diduga Provokator

"Mengenai suara tembakan itu merupakan upaya kami untuk menenangkan para tahanan," kata Wakil Kepala Polresta (Wakapolresta) Pekanbaru, AKBP Edy Sumardi, Minggu, 16 Juli 2017. 

Suasana di Rutan Sialang Bungkuk

Ia menjelaskan, polisi baru bisa mengeluarkan 17 dari total 21 tahanan yang terlibat penghasutan kaburnya warga binaan. Sedangkan sisanya, akan mereka lakukan pagi jelang siang hari ini.

Sebelumnya, ipaya Polisi mengeluarkan dan memindahkan provokator penyebab kaburnya 448 orang warga binaan, 5 Mei 2017 silam dari Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sialang Bungkuk Pekanbaru, Sabtu malam, 15 Juli 2017, mendapatkan perlawanan dari warga binaan.

Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Edy Sumardi

Akibatnya, Lapas ini sempat memanas dari upaya pemindahan tersebut. Tahanan tak ingin rekan satu sel mereka yang terlibat dalam penghasutan kaburnya warga binaan tersebut diangkut paksa polisi. 

"Jangan berpikir yang tidak-tidak. Didalam kondusif dan dapat dikendalikan. Mereka berada di blok masing-masing. Mengenai yang lain nanti akan kami sampaikan kembali," tutupnya.

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline