Aktual, Independen dan Terpercaya

Warga Jangan Kaget, Ada Latihan Penerbang Pesawat Tempur Malam Ini

Ilustrasi-Latihan-Terbang.jpg
(OKEZONE/tni-au.mil.id)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Warga sekitar Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin (Rsn) diminta untuk tidak terkejut jika mendengar suara gemuruh. Pasalnya, para penerbang pesawat tempur di Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin (Rsn) akan menggelar latihan, malam ini, Selasa, 14 Maret 2017.

Latihan terbang itu digelar pada malam hari sejak Senin, 13 Maret 2017 sampai Kamis, 16 Maret 2017. Latihan yang melibatkan para penerbang tempur dari Skuadron Udara 12 dan 16 Wing 6 Lanud Rsn itu digelar untuk melatih dan meningkatkan kemampuan tempur udara.

Komadan Lanud Rsn, Marsma TNI Henri Alfiandi mengatakan latihan yang digelar secara rutin oleh penerbang itu bertujuan untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan para penerbang dalam melaksanakan tugas dengan lebih baik di masa depan.

Baca Juga: Wow, Pesawat Tempur TNI AU Dan Tentara Singapura Latihan Bersama Di Atas Lautan Riau

Untuk itu, Henri mengimbau masyarakat agar tidak terkejut saat mendengar suara pesawat tempur. Sebab, selama ini latihan biasanya dilakukan pada pagi dan siang hari.

"Dalam kondisi normal latihan akan dimulai pukul 16. 00 WIB maksimal berakhir pada pukul 22.00 WIB. Namun demikian hal itu juga akan tergantung situasi cuaca," kata Henri, dikutip dari detikcom, Selasa, 14 Maret 2017.

Latihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesiapan para ground crew dan alutsista yang dimiliki dalam pelaksanaan tugas.

Klik Juga: Warga Pekanbaru Berhamburan Keluar Rumah Dengar Suara Ledakan Pesawat F16

"Sebagai satu-satunya Lanud operasional di Pulau Sumatera yang memiliki dua skadron tempur, tentu kesiapsiagaan operasi harus selalu terjaga guna menjalankan misi, kapanpun dibutuhkan, baik siang atau malam. Karena itu lah harus tetap dilakukan," kata Henri.

Henri juga mengingatkan para penerbang yang berlatih untuk tetap mengutaman faktor keselamatan. "Tim harus memperhatikan dan mengutamakan faktor keselamatan terbang dan kerja, agar latihan dapat berjalan dengan aman, lancar dan tanpa ada kendala hingga latihan berakhir," ujar Henri.

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline