Aktual, Independen dan Terpercaya


Mengagumkan, Inilah Peran Hansip di Masa Kolonial Hindia Belanda

Hansip.jpg
(INSTAGRAM MATAPADI)

RIAU ONLINE - Hansip, satuan pengaman yang kerap dipandang sebelah mata. Tapi tahukah Anda, satuan penjaga keamanan desa ini memiliki peran penting di masa lalu. Hansip pernah memiliki peranan gemilang dalam berbagai laga.

 

Dari sekian banyak peristiwa, Hansip pernah meorehkan sebuah kisah yang tidak bisa diremehkan. Peranannya seringkali menjadi informan, intelijen tempur, penjajakan bahkan terlibat dalam infiltrasi. Hansip, Pertahanan Sipil, Kamra, PKD, OKD OPR dan sejenisnya sudah ada sejak rezim kolonial pemerintah Hindia Belanda.

 

Pada 1939, Belanda membentuk LBD (Lught Buscherming Dients) sebagai wadah partisipasi rakyat dalam upaya perlindungan dan penyelamatan bencana akibat perang. Belanda sadar akan potensi serangan Jepang ke wilayah Hindia Belanda, sehingga dibutuhkan organisasi paramiliter yang sewaktu-waktu mampu mendukung pertahanan Belanda. Ketika Jepang akhirnya berkuasa, organisasi LBD kemudian disempurnakan menjadi GUMI atau Rukun Tetangga yang menjadi cikal bakal Pertahanan Sipil.

Baca Juga: Sang Komandan Muda Sanali: Ya Akulah Polisi Indonesia, Tembaklah

 

Dalam sebuah test mission pada operasi Pagar Betis, pasukan Brimob Ranger, bahkan terkagum-kagum dengan kemampuan para Hansip yang dulunya dinamakan Organisasi Pertahanan Rakyat (OPR) itu. Ide melibatkan OPR dalam misi tersebut dicetus oleh Kolonel Ibrahim Adjie, kala itu merupakan Panglima Divisi Siliwangi. Ia menyiapkan sukarelawan yang terdiri dari penduduk yang telah dilatih oleh prajurit Siliwangi.

 

Para OPR mengemban tugas mirip dengan regu pandu tempur dan tergabung dalam unit-unit kecil pasukan TNI/Polri. Mereka bahkan dilengkapi dengan senapan Lee Enfield sehingg mampu bergerak dinamis dan memiliki kemampuan tempur yang mengagumkan.

Klik Juga: Sepenggal Kisah dari Kopassus: Silakan Hukum Saya, Jangan Pecat dari TNI

 

Para anggota Brimob Ranger terkagum-kagum dengan pola dan gerakan personil OPR yang cepat, gesit dan seringkali menjadi pasukan terdepan dengan gaya militer terlatih.

 

Bahkan pelarian Letkol Untung pun pernah tertangkap berkat kesigapan seorang Hansip bernama Tarmo (Sutarmo), seperti dilansir dari Instagram MataPadi.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline