Aktual, Independen dan Terpercaya

Gubri Minta Pelaku Usaha Sabar Tunggu RTRW Selesai

Ilustrasi-RTRW.jpg
(INTERNET)
Enoki Mall Pekanbaru Japanese restaurant shabu-shabu, sushi dan Grill

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman meminta kepada para pelaku usaha agar bersabar menunggu pengesahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KemenLHK) untuk mendapatkan perizinan usaha.

 

Arsyadjuliandi Rachman menjelaskan bahwa rencananya dalam pekan ini pengesahan RTRW Riau akan dilakukan oleh KemenLHK dan dirinya akan menghadiri pengesahan RTRW tersebut.

 

"Jumat kemarin KemenLHK sudah melakukan finalisasi pada RTRW Riau yang waktu itu dihadiri oleh Sekda karena saya waktu itu tak bisa keluar kota karena Siaga satu. Artinya RTRW dalam waktu dekat ini akan segera disahkan," jelas Arsyadjuliandi Rachman, Senin, 7 November 2016.

Baca Juga: Jalan Rusak Gara-gara Tonase Berlebih Bikin Gubri Dilema

 

Gubernur yang akrab disapa Andi ini mengakui bahwa selama ini masalah yang dihadapi oleh pembangunan investasi di Riau hanya terhalang oleh RTRW yang belum dimiliki Riau. Karena segala perizinan usaha dan korporasi pembangunannya harus disesuaikan dengan RTRW yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat.

 

"Perizinan usaha itu kan untuk mengeluarkan izin Amdal bagi usaha yang diajukan oleh pelaku usaha. Namun untuk izin amdal itu harus bersandar pada RTRW yang ada," kata Andi.

 

Ia berharap setelah disahkan oleh KemenLHK, RTRW Riau dapat segera digunakan. Karena sudah triliunan rupiah jumlah investasi yang antri menunggu perizinan namun terkendala pada RTRW yang tak kunjung selesai sejak beberapa tahun belakangan.

 

Di Kota Dumai saja, dalam setahun belakangan jumlah nilai investasi yang antri menunggu RTRW selesai sebesar Rp22 triliun. Nilai tersebut baru dihitung di satu kabupaten atau kota saja yang memiliki iklim usaha yang maju di Riau.

Klik Juga: Juni Rachman, Ketua Kamar Dagang Indonesia Riau Terpilih Aklamasi

 

Niali akumulasi se-Riau pasti jauh lebih besar. Makanya kita berharap Pansus bisa segera memfollow up RTRW ny untuk segera dibuat legalitas perdanya. Jika sempat, akhir tahun ini mungkin sudah bisa kita mulai pengurusan izin," urainya.

 

Sebelumnya, Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Riau, Juni Rachman mengatakan pelaku usaha mulai khawatir dengan Riau yang dinilai lambat mengurus RTRW hingga pelaku usaha sulit melakukan investasi di Riau.

 

"Sudah banyak keluhan dari rekan pelaku usaha karena izin yang tak kunung bisa dikeluarkan terhalang RTRW," tukas Juni yang merupakan adik kandung dari Andi Rachman

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline