Aktual, Independen dan Terpercaya


Kediaman Plt Gubernur Riau Dibuka Untuk Evakuasi Warga

Anak-Rahmat-Gusra-Menderita.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/ISTIMEWA)

ROAUONLINE, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengadakan rapat persiapan evakuasi korban asap sisa kebakaran lahan dan hutan. Dalam rapat yang dipimpin Asisten II Pemprov Riau, Masperi pemerintah tetapkan dua tempat yang akan digunakan pusat evakuasi di Riau.

 

Plt Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman telah perintahkan jajarannya untuk mempersiapkan Balai Serindit, rumah dinas gubernur Riau di Jalan Diponegoro dan Gedung Serbaguna milik Dinas Cipta Karya dan Bina Marga. (KLIK: Dinkes Akui Stok Oksigen di Posko Kesehatan Berkurang)

 

Hal ini menurut Masperi sesuai dengan Intruksi Presiden (Inpres) yang memerintahkan pemerintah daerah terdampak asap di Kalimantan dan Sumatera.

 

"Ini sesuai dengan intruksi pak presiden yang memerintahkan pada pak Plt untuk membuka tempat evakuasi korban asap ini," ujar Masperi saat memipin rapat yang dihadiri oleh sebagian besar SKPD Provinsi Riau di Ruang Melati kantor Gubernur Riau, Jumat (23/10/2015). (BACA: Dicari!! Anggota DPRD Riau Kabur ke London)

 

"Saya siap menjadi koordinator dalam tim persiapan tempat evakuasi ini. Tapi saya tolong di backup karena kalau sendiri tidak akan kuat. Nanti pada Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan rumah sakit daerah untuk menyiapkan mulai tenaga medis, perlengkapan dan peralatan medis dan juga oksigen jangan sampai kekurangan," ujar Masperi

 

Rapat Jumat sore ini mendadak. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Andra Sjafril rapat ini diintruksikan oleh Plt Gubernur Riau. "Saya diintruksikan oleh Pak Plt tadi siang sebelum salat Jumat. Saya dapat intruksi untuk dikumpulkan semuanya membahas intruksi presiden ihwal tempat evakuasi korban asap," ucap Andra pada RIAUONLINE.CO.ID.

 

Kedua tempat tersebut akan dipersiapkan sejak malam ini hingga esok hari. Seluruh jajaran dari dinas kesehatan, dinas sosial maupun SKPD terkait diperintahkan untuk menyiapkan segala sesuatunya yang diperlukan dalam tempat evakuasi nantinya.